Perundungan di Sekolah, KPAI: Ditampar Hingga Disuruh Makan Sampah

Indonesia Berita Berita

Perundungan di Sekolah, KPAI: Ditampar Hingga Disuruh Makan Sampah
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 92%

TIGA dosa besar di pendidikan sebagaimana di kemukakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim masih terus terjadi pasca Pembelajaran Tatap Muka (PTM) digelar 100% di seluruh Indonesia. Sumber:

TIGA dosa besar di pendidikan sebagaimana di kemukakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim masih terus terjadi pasca Pembelajaran Tatap Muka digelar 100% di seluruh Indonesia.

Sejumlah alasan guru mendisiplinkan dengan kekerasan yaitu peserta didik ribut saat di kelas, siswa tidak mengembalikan buku cetak yang dipinjamkan sekolah, dan siswa tidak bisa menjawab pertanyaan guru. Masih di Januari, seorang guru SD di Buton, Sulawesi Tenggara, dilaporkan ke polisi karena diduga menghukum belasan siswanya dengan menyuruh mereka makan sampah plastik. Sejumlah orang tua murid salah satu SDN di Buton mendatangi kantor Polres Buton untuk melaporkan guru berinisial MS. Guru ini diduga menghukum 16 siswanya makan sampah plastik.

Kasus lainnya, Polres Pasuruan memeriksa 13 orang saksi terkait kasus dugaan penganiayaan 2 pelajar salah satu SMP swasta berasrama, pada Maret 2022. Lima saksi di antaranya para pelajar terduga pelaku penganiayaan. Pemeriksaan terhadap 13 orang saksi tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya dugaan penganiayaan terhadap dua pelajar kelas 9 SMP Swasta, yakni DLH dan FG yang terjadi di asrama sekolah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

APBS yang SehatAPBS yang SehatRencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) di Sekolah Sukma Bangsa dirancang secara bersama-sama antara manajemen (kepala sekolah dan perangkatnya), guru, dan komite sekolah.
Baca lebih lajut »

Kathmandu Menghadapi Permasalahan SampahKathmandu Menghadapi Permasalahan SampahSengketa desa yang ditunjuk menjadi tempat pembuangan sampah akhir telah membuat sampah di Ibu Kota Kathmandu menggunung.
Baca lebih lajut »

30 Persen Sampah Plastik Banjiri Laut | Kabar24 - Bisnis.com30 Persen Sampah Plastik Banjiri Laut | Kabar24 - Bisnis.comDirektur Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sinta Saptarina Soemiarno menyampaikan bahwa target dan indikator pengelolaan sampah ada dua yaitu 30% pengurangan sampah pada 2025 dan 70% penanganan sampah pada 2025.
Baca lebih lajut »

Waspada 5 Perairan di Jabar Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Ungkap Penyebabnya - Pikiran-Rakyat.comWaspada 5 Perairan di Jabar Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, BMKG Ungkap Penyebabnya - Pikiran-Rakyat.comBMKG merilis peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan di Jawa Barat hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca lebih lajut »

5 Rekomendasi Warung Bebek Goreng Enak di Solo, Bikin Ketagihan!5 Rekomendasi Warung Bebek Goreng Enak di Solo, Bikin Ketagihan!Inilah rekomendasi warung makan enak di Kota Solo, Jawa Tengah.
Baca lebih lajut »

Warung Makan Sajikan Menu dengan Lauk Lengkap Hanya Rp3 RibuWarung Makan Sajikan Menu dengan Lauk Lengkap Hanya Rp3 RibuDi mana lokasi warung makan murah meriah yang selalu ramai didatangi pembeli ini?
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 10:50:50