Dua status dipertaruhan petenis berusia 19 tahun, Carlos Alcaraz, saat tampil di ATP Masters 1000 Miami. Dia harus mempertahankan gelar juara dan status sebagai petenis nomor satu dunia. Olahraga AdadiKompas
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz beraksi melawan petenis Argentina, Facundo Bagnis, dalam pertandingan babak kedua ATP Masters 1000 Miami di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serikat, Jumat sore waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Indonesia. Alcaraz mengalahkan Bagnis, 6-0, 6-2.
Seandainya Alcaraz tak bisa mempertahankan gelar, posisi tertinggi dalam daftar peringkat akan kembali ke tangan Novak Djokovic yang absen. Petenis Serbia itu tidak bisa memasuki AS karena tak pernah divaksin Covid-19.Petenis Spanyol Carlos Alcaraz berjabat tangan dengan petenis Argentina, Facundo Bagnis, seusai pertandingan babak kedua ATP Masters 1000 Miami di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serikat, Jumat sore waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Indonesia.
Di Miami, meski baru menjalani babak kedua, Alcaraz begitu fokus saat melawan Bagnis. ”Saya harus benar-benar fokus pada pertandingan pertama, apalagi mengawali sebuah turnamen tak pernah mudah. Kondisinya berbeda dengan turnamen sebelumnya,” kata Alcaraz dalam laman resmi ATP. Bagnis memujinya sebagai petenis yang penuh talenta. ”Dia punya kecepatan dan pukulan yang cocok di semua lapangan. Saat saya melawan Daniil di Roland Garros, permainan dia sedikit bertahan. Andy Murray juga. Sementara, Carlos adalah kombinasi antara Roger Federer dan Rafael Nadal,” tutur petenis berusia 33 tahun tersebut.Sebelum dua kali bersaing di turnamen ATP Tour, Alcaraz dan Bagnis pernah bertemu pada turnamen profesional dengan level lebih rendah, yaitu ATP Challenger pada 2020 dan 2021.
”Kami berkali-kali latihan bersama dalam turnamen dan saya bisa melihat perkembangan Carlos. Di Cordenons, saya menilai servis dia tak begitu bagus. Saat ini, saya tidak bisa menilai hal yang sama. Dia sangat kuat dan bisa bergerak dengan cepat,” ujarnya.Bagnis, bahkan, menyebut Alcaraz seperti ”pembunuh”. ”Dia selalu menyerang dengan berbagai trik. Saya bagai tak bisa bernapas saat melawan Carlos,” ucap Bagnis.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Carlos Alcaraz Tampil Gemilang di Miami OpenIngin melengkapi gelar Sunshine Double, petenis muda Carlos Alcaraz tampil memukau dengan mengalahkan Facundo Bagnis 6-0, 6-2.
Baca lebih lajut »
Konsistensi Carlos Alcaraz dalam Upaya Mempertahankan Gelar Miami OpenCarlos Alcaraz masih belum terbendung saat menjalani laga awal Miami Open 2023.
Baca lebih lajut »
Alcaraz memulai dengan gemilang untuk pertahankan gelar Miami OpenPetenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz memulai dengan gemilang untuk mempertahankan gelarnya di Miami Open, dengan mengalahkan petenis Argentina Facundo ...
Baca lebih lajut »
Cedera Rusuk Paksa Swiatek Mundur dari Miami Terbuka 2023Batuk parah menjadi penyebab cedera.
Baca lebih lajut »
Swiatek Mundur dari Miami Open karena Cedera Tulang Rusuk |Republika OnlineStatus Swiatek sebagai petenis nomor satu dunia tidak akan langsung terpengaruh.
Baca lebih lajut »
Jabeur dan Sakkari tersingkir dari Miami OpenUnggulan keempat Ons Jabeur tersingkir dari Miami Open, Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB, kalah dalam pertandingan pembukanya dari petenis kualifikasi ...
Baca lebih lajut »