Sampai akhir 2020 diprediksi konsumsi BBM nasional akan semakin meningkat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina memproyeksikan penjualan BBM hingga akhir 2020 mencapai 44,16 juta KL, atau empat persen lebih tinggi dibanding Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2020 revisi skenario tiga Covid sebesar 42,31 juta KL.
“Sampai akhir 2020 kami prediksi konsumsi BBM akan semakin meningkat. Kita targetkan melampaui RKAP, namun masih di bawah angka 2019,” kata Jumali, Selasa . Saat kondisi pandemi Covid-19, permintan BBM turun 25 persen dibanding kondisi normal sebesar 140.550 di akhir 2019. Hal ini disebabkan adanya kebijakan work from home dan stay at home serta kebijakan PSBB yang membatasi mobilisasi masyarakat. “Penurunan demand BBM cukup signifikan terjadi pada bulan Maret – Juni 2020 menjadi hanya 104.890 KL per hari,” kata Jumali.
Kondisi berbeda terjadi pada konsumsi LPG. Kondisi pandemi Covid-19 membuat permintaan LPG naik sekitar dua persen dibandingkan kondisi normal. Hal ini disebabkan kebijakan WFH, sehingga kegiatan masyarakat kebanyakan dilakukan di rumah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pertamina Pasok BBM Untuk PT Garam |Republika OnlineSecara total, Pertamina telah mengirimkan BBM sebanyak 20 ribu liter ke PT Garam.
Baca lebih lajut »
Promo LinkAja Sambut HUT RI, 'Cashback' Token Listrik hingga BBMPromo dibagi menjadi 2 kategori, yaitu promo yang bisa dimanfaatkan hanya tanggal 17 Agustus, dan promo dengan periode 18-31 Agustus.
Baca lebih lajut »
Pertamina Pasok BBM Untuk PT Garam |Republika OnlineSecara total, Pertamina telah mengirimkan BBM sebanyak 20 ribu liter ke PT Garam.
Baca lebih lajut »
Bareksa Capai 1,1 Juta Investor dan Rp 8 T Dana Investasi |Republika OnlineTeknologi merupakan jawaban atas tantangan finansial global.
Baca lebih lajut »
Bank Permata Catat Kenaikan Transaksi Digital 44,4 Persen |Republika OnlineKesadaran konsumen terhadap kemudahan layanan digital semakin meningkat.
Baca lebih lajut »