Pertamina bantu petani Sumsel 'move on' dan bebas rentenir

Indonesia Berita Berita

Pertamina bantu petani Sumsel 'move on' dan bebas rentenir
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 128 sec. here
  • 4 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 54%
  • Publisher: 78%

Kisah klasik tentang petani terbelit utang dengan bunga di luar kewajaran kini berlalu sudah. Wawan Darmawan, petani di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Muara ...

Senin, 30 September 2019 14:48 WIB

“Petani masa kini, tidak harus nyangkul,” seloroh Wawan membuka perbincangan kala dijumpai di tengah kesibukannya. Sejak itu praktis ia sama sekali tidak memiliki penghasilan tetap. Keputusannya berhenti bekerja sempat dicemooh orang-orang di sekitarnya karena dinilai bodoh mengingat setelah itu ia tidak memiliki mata pencarian lagi. Wawan dan warga lain di desa ini merupakan generasi kedua dari keluarga transmigrasi tahun 1979, yang pada umumnya hanya mempunyai dua profesi yakni bertani atau menjadi buruh pabrik.

Rupanya, hubungan masyarakat dengan para tengkulak di daerah ini sudah demikian erat, sehingga menjadi hal biasa bagi petani meminjam uang dengan bunga hingga 90 persen. Pengembaliannya pun bukan berupa uang, tapi beras hasil panen di mana petani akhirnya tidak memiliki posisi tawar untuk menetapkan harga.

Di tengah kemelut hidup yang tidak menentu, Wawan yang supel dan memiliki pergaulan luas, mendapat informasi mengenai Program Kemitraan PT Pertamina. Lewat program itu, Pertamina menyalurkan bantuan modal ke petani di Muara Telang, daerah yang dikenal menjadi sentra produksi beras di Sumatera Selatan. Bantuannya berupa dana segar sebesar Rp50 juta sampai Rp100 juta per orang dengan bunga sangat rendah.

Keberhasilan melewati masa sulit ini membuat Wawan semakin optimistis menatap masa depan. Apalagi pencapaiannya dari hasil bertani sudah melampaui ekspektasi. Sawah di Desa Muara Telang memanfaatkan lahan rawa sehingga pertaniannya menggunakan sistem pasang surut yang sangat mengandalkan air hujan. Tak ada irigasi di desa yang berada pada sebuah delta di tengah-tengah Sungai Musi seluas 60.000 hektare ini.

Selain berhasil meningkatkan produksi pertanian di desanya, ketekunan dan kepedulian untuk terus mengembangkan teknologi pertanian di lahan rawa membuat lahan pertanian Wawan kerap dikunjungi peneliti dari dalam dan luar negeri. Tercatat peneliti dari Vietnam, Thailand, Cina, dan Jepang yang pernah menyambanginya.

Bersama Suharti, istri tercinta, Wawan pun membulatkan tekad untuk meningkatkan pendidikan tiga buah hati mereka. Si sulung, Nur Endah Komala Sari, sekarang tercatat sebagai guru SMA Negeri 1 Terusan Dalam, Banyuasin, setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang. Anak kedua masih menuntut ilmu di Universitas Sriwijaya Palembang.

Program Kemitraan Pertamina merupakan program pemberian pinjaman modal dengan jasa pinjaman 3 persen per tahun dengan perhitungan saldo menurun.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Benarkah Minat Pengguna LRT Sumsel Menurun?Selain waktu tempuh LRT Sumsel menurun dari 60 menit menjadi 47 menit, headway antar kereta lebih singkat dari 30 menit menjadi 18 menit, waktu berhenti kereta di tiap stasiun juga lebih singkat dari 30 detik menjadi 20 detik. LRTSumsel
Baca lebih lajut »

Australia Siap Bantu NASA Terbang ke Bulan dan Mars, Sumbang Rp 2 TriliunAustralia Siap Bantu NASA Terbang ke Bulan dan Mars, Sumbang Rp 2 TriliunAustralia berjanji akan bantu mendanai dua program NASA yang bertujuan untuk misi ke Bulan dan Mars.
Baca lebih lajut »

Pertamina EP Optimistis Tingkatkan Produksi MigasPertamina EP Optimistis Tingkatkan Produksi MigasPertamina EP optimistis mampu meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) pada 2020.
Baca lebih lajut »

Kapal Motor MS. Safira Putri Meledak dan Terbakar, 2 Orang TewasSebuah kapal motor pengangkut sembako bernama MS. Safira Putri meledak dan terbakar di Sungai Baung Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Sumsel, Jumat (27/9) sekitar pukul 23.30 WIB. kapalmotorterbakar
Baca lebih lajut »

Reaksi Keluarga Korban Mutilasi Atas Vonis Penjara Seumur Hidup Praja DPReaksi Keluarga Korban Mutilasi Atas Vonis Penjara Seumur Hidup Praja DPTerdakwa mutilasi kekasihnya di Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel divonis hukuman penjara seumur hidup.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 11:40:47