Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan masukan dan pertimbangan kepada Presiden Joko Widodo perihal perlindungan anak memasuki kenormalan baru (new normal).
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia menyampaikan masukan dan pertimbangan kepada Presiden Joko Widodo perihal perlindungan anak memasuki kenormalan baru .
Susanto menilai pembukaan tahun ajaran baru, baik di sekolah maupun madrasah, dapat dimulai. "Namun, skema pembelajaran tatap muka agar ditunda hingga kondisi benar-benar aman untuk keselamatan anak usia sekolah," imbuhnya. "Sebagai contoh, di Provinsi Papua, terdapat 608.000 siswa yang tidak terlayani pembelajaran daring mencapai 54%," ungkap Susanto.
"Hal ini karena situasi dan kondisi Pesantren rentan terdampak dan berpotensi menimbulkan klaster baru. Apalagi menurut Kementerian Agama RI jumlah pesantren di Indonesia sangat banyak yaitu 28.194 Pesantren dengan jumlah santri 18 juta anak, dan didampingi 1,5 juta guru," jelasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Viral Video Anak Diminta Ambil Bantal di Atap Rumah, Ini Tanggapan KPAIViral video yang memperlihatkan anak perempuan ambil barang di atas genting rumah, ini tanggapan KPAI
Baca lebih lajut »
Wali Kota Bekasi Nilai Persiapan Mal Cukup untuk New NormalUsai meninjau simulasi persiapan mal bila new normal berlangsung di Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi mengatakan pengelola yang dilakukan sudah cukup siap.
Baca lebih lajut »
Hadapi New Normal di Dunia Hiburan, Ini Persiapan Indra BektiPemandu acara Indra Bekti ancang-ancang untuk kembali beraktivitas di dunia hiburan pada masa normal baru. Apa saja persiapannya?
Baca lebih lajut »
Mensos: Persiapan Mental Penting Hadapi New NormalMensos mengatakan, pandemi Covid-19 masih terjadi dan memaksa semua untuk fokus serta memperhatikan kesehatan pribadi dan lingkungan sekitar.
Baca lebih lajut »
Mensos: Perlu Persiapan Mental Masuki New Normal |Republika OnlinePersiapan mental sangat penting dalam memasuki kondisi normal baru
Baca lebih lajut »
Prancis Tetap Dukung 'Satu Negara Dua Sistem' di Hong Kong |Republika OnlinePresiden Prancis menyampaikan dukungan kepada Presiden China soal Hong Kong.
Baca lebih lajut »