Mal Pelayanan Publik Digital menjadi penyederhana pelayanan publik karena semua terintegrasi.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas meresmikan tujuh Mal Pelayanan Publik di Jawa Tengah secara serentak, Senin . Tujuh MPP tersebut berada di Kabupaten Sragen, Demak, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Semarang, dan Wonogiri.
Anas menambahkan nantinya MPP akan bertransformasi menjadi MPP Digital. Ia menekankan digitalisasi adalah keniscayaan yang harus dihadapi cepat atau lambat, dan ASN sebagai pelayan publik harus segera beradaptasi terhadap hal tersebut."Sekarang ini bukan masalah besar atau kecil . Yang menang yang cepat. Maka digitalisasi ini menjadi pilihan. Maka MPP ini langsung bergerak menuju next level, yaitu ke MPP Digital," tutur Anas.
"Misalnya, sebelumnya, bila warga mau akses layanan A, maka masuk ke aplikasi A, otomatis bikin akun A. Mau akses layanan B, maka masuk ke aplikasi B, sehingga wajib bikin akun B. Padahal jumlah layanan ini ribuan, sehingga warga harus isi data begitu banyak. Ke depan dengan single sign-on di MPP Digital, semua bisa lebih simpel. Belum lagi bila proses bisnis berbagai pelayanan publik yang akan disederhanakan," terang mantan Bupati Banyuwangi itu.
Sementara itu, Provinsi Jawa Tengah dinilai konsisten menunjukkan komitmen dalam menghadirkan kemudahan pelayanan publik melalui MPP. Hingga saat ini, tercatat 28 dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah telah mendirikan MPP.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ganjar Genjot Transformasi Digital Mal Pelayanan Publik di JatengDengan diresmikannya 7 MPP, kini Provinsi Jateng sudah memiliki 28 MPP.
Baca lebih lajut »
Bisnis Percetakan Digital, Tips Sukses dan Ide ProduknyaPercetakan digital atau digital printing merupakan metode percetakan gambar yang berbasis digital.
Baca lebih lajut »
Biaya Bipih Jamaah Haji Meningkat, Wapres Ingatkan Pelayanan Lebih Optimal |Republika OnlineKiai Ma'ruf meminta pelayanan haji yang sudah baik dipertahankan bahkan ditingkatkan.
Baca lebih lajut »
Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Pelayanan Haji Harus OptimalMenjelang keberangkatan jamaah haji 1444 H/2023 M, Wakil Presiden Ma'aruf Amin meminta pelayanan haji harus optimal.
Baca lebih lajut »
Kuota Haji Kembali Normal, Wapres Ingatkan Pelayanan Lebih OptimalApalagi, setelah ditingkatkannya biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi jemaah haji tahun ini sebesar Rp49,8 juta, atau 55,3% dari biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).
Baca lebih lajut »
Yusuf Lakaseng: Sudah Seharusnya Pelayanan Pasien JKN Tak Boleh DiskriminatifKetua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng merespons rencana pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes)...
Baca lebih lajut »