Kim Jong Un menekankan perlunya mendorong upaya untuk meningkatkan produksi senjata nuklir.
Pyongyang - Kim Jong Un dilaporkan menyerukan peningkatan produksi senjata nuklir secara eksponensial, demikian menurut media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan pada Kamis . Selain itu, kabarnya ia juga ingin agar Korea Utara memainkan peran yang lebih besar dalam koalisi negara-negara untuk menghadapi Amerika Serikat dalam sebuah"Perang Dingin baru".
"Kebijakan pengembangan kekuatan nuklir Korea Utara telah dijadikan permanen sebagai hukum dasar negara, yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun," kata Kim dalam pidatonya di sesi tersebut. 2 dari 3 halamanNATO Versi AsiaKim dalam kesempatan yang sama juga dilaporkan menuduh Amerika Serikat , Korea Selatan dan Jepang menciptakan"NATO versi Asia, akar penyebab perang dan agresi." Menurutnya, peningkatan kerja sama militer ketiga negara tersebut telah menimbulkan ancaman yang semakin besar.Kim pun memerintahkan para diplomatnya untuk"lebih meningkatkan solidaritas dengan negara-negara yang menentang strategi hegemoni AS dan Barat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kim Jong-un Amandemen Konstitusi, Genjot Produksi Senjata Nuklir Hadapi Perang Dingin Baru Lawan ASPemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un mendesak negaranya untuk meningkatkan produksi senjata nuklir untuk menghadapi 'Perang Dingin baru.'
Baca lebih lajut »
PPP belum Cari Pengganti Arsul SaniDPR memilih Arsul sebagai hakum Mahkamah Konstitusi dari total delapan orang calon hakim konstitusi.
Baca lebih lajut »
Hadapi 'Perang Dingin Baru', Kim Jong Un Minta Produksi Senjata Nuklir DitingkatkanSeruan Kim Jong Un untuk meningkatkan produksi senjata nuklir secara eksponensial disampaikan dalam sesi dua hari di parlemen. Anggota…
Baca lebih lajut »
Hadapi 'Perang Dingin Baru', Kim Jong Un Minta Produksi Senjata Nuklir DitingkatkanSeruan Kim Jong Un untuk meningkatkan produksi senjata nuklir secara eksponensial disampaikan dalam sesi dua hari di parlemen. Anggota majelis sepakat memasukkan kebijakan senjata nuklir itu ke dalam konstitusi negara.
Baca lebih lajut »