Antusiasme masyarakat India untuk belajar bahasa Indonesia tinggi.
REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Badan Bahasa Kemendikbud telah rutin menyelenggarakan program pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing di berbagai negara sejak 2016. Salah satu negara yang membuka program tersebut adalah India.
"Beberapa tidak bisa melanjutkan karena ada ketidakcocokan jadwal atau keperluan lain seperti pindah domisili," kata Riza ketika ditemui wartawan Republika, Ahmad Fikri Noor, Kamis , di New Delhi. "Mungkin karena mereka perlu menambah pelajaran bahasa sehingga mereka memanfaatkan program ini," kata Riza. Selain itu, ada pula siswa BIPA yang berasal dari kalangan pekerja.
"Saya jelaskan itu adalah ragam bahasa Indonesia. Bisa kalian gunakan ketika situasi tidak formal," kata Riza.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kashmir yang Dikuasai India di Bawah Pengamanan Ketat untuk Hari Ke 9Penduduk di Kashmir yang dikuasai India Selasa (13/8) semakin kehabisan barang kebutuhan sehari-hari sementara lockdown atau larangan keluar rumah menyebabkan orang-orang terkurung di rumah untuk hari
Baca lebih lajut »
Begini Cara India Mempertahankan Industri Media CetakSeiring jehadiran media online, bisnis media cetak di beberapa negara mengalami kelesuan akibat menurunnya pembaca. Namun ternyata, bukan berarti bahwa media cetak sudah suram betul.
Baca lebih lajut »
Korban Tewas Capai 244 Orang, India Waspada Banjir SusulanJumlah korban yang tewas akibat banjir di Kerala, India, mencapai 244 orang. Pemerintah India pun mewaspadai potensi banjir susulan.
Baca lebih lajut »
PM Pakistan Tuding India Rencanakan Aksi Militer ke Wilayah KashmirPerdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebut militer India berencana melancarkan aksi ke Kashmir untuk mengalihkan perhatian dunia.
Baca lebih lajut »
India Sebut Butuh Waktu Pulihkan Ketertiban di KashmirOtoritas India menyatakan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memulihkan ketertiban di Kashmir, sebut hakim di Mahkamah Agung (MA), Selasa (13/8).
Baca lebih lajut »
Pakistan Rayakan Hari Kemerdekaan di Tengah Ketegangan dengan IndiaPerdana Menteri Pakistan Imran Khan, Rabu (14/8), memperingatkan, tindakan-tindakan kontroversial India di kawasan Jammu dan Kashmir yang disengketakan telah membahayakan perdamaian regional. Khan m
Baca lebih lajut »