Saat kematian Brigadir Yosua mencuat, Richard Eliezer menutup mulutnya rapat-rapat. Eliezer memang mengaku sebagai penembak rekannya sendiri, Yosua.
Tidak mudah bagi seorang Bharada, pangkat paling rendah dalam kepolisian untuk membuka niat busuk atasannya sendiri sang Jenderal kala itu, Ferdy Sambo.Eliezer memang mengaku sebagai penembak rekannya sendiri, Yosua.Eliezer pun meminta maaf kepada orangtua Yosua, dirinya merasa bersalah telah merenggut anak tercinta mereka.Tidak hanya sekadar kata-kata, Eliezer mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menjadi penguak fakta, 3 hari setelah menyandang status tersangka.
Setelah semua fakya yang ia beberkan dalam persidangan soal kasus yang menyeret mantan jenderal dan para anak buahnya, tuntutan Eliezer jauh di atas terdakwa lain, yakni Putri Candrawathi yang hanya 8 tahun penjara dan juga Ricky Rizal serta Kuat Ma'ruf.Ia pun berusaha menahan tangis saat masih duduk di pesakitan dan mendengar sampai titik surat tuntutan yang dibacakan jaksa.Menurut LPSK, Eliezer layak mendapatkan keringanan hukuman sebagai penguak fakta, namun Jaksa punya pandangan berbeda.
Karena hakim lah yang berhak menentukan status justice collaborator bagi Richard Eliezer dan pada akhirnya hukuman yang layak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eliezer Eksekutor tapi Sambo Tak Disebut Inisiator, Begini Respons JaksaRichard Eliezer disebut eksekutor dalam tuntutan pembunuhan berencana Yosua Hutabarat, namun Ferdy Sambo tak disebut sebagai inisiator. Begini kata kejaksaan.
Baca lebih lajut »
Eksekutor Penembakan, Richard Eliezer Dituntut 12 Tahun PenjaraRichard Eliezer dinyatakan sopan dan kooperatif dalam menjalani persidangan, dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa
Baca lebih lajut »
Jaksa Anggap Richard Eliezer Pelaku Utama yang Tak Bisa Jadi JCKetut mengungkapkan, delictum yang dilakukan Eliezer sebagai eksekutor, yakni pelaku utama, bukanlah sebagai penguak fakta utama.
Baca lebih lajut »