Bank Dunia dalam laporan tahunannya hari Selasa, (10/1/2023) memberi peringatan bahwa ekonomi dunia akan sangat dekat dengan resesi tahun 2023
Laporan Bank Dunia juga mencatat bahwa kenaikan suku bunga di ekonomi maju seperti Amerika Serikat dan Eropa akan menghisap modal investasi dari negara-negara miskin, sehingga merampas investasi domestik penting mereka.
Pada saat yang sama, kata laporan itu, suku bunga yang tinggi itu akan memperlambat pertumbuhan di negara-negara maju pada saat serangan Rusia ke Ukraina membuat harga pangan dunia tetap tinggi. Dampak dari penurunan global akan sangat terasa pada negara-negara miskin di kawasan seperti Sahara Afrika, di mana Bank Dunia memperkirakan pendapatan per kapita hanya akan tumbuh 1,2% tahun 2023 dan 2024. Pertumbuhan yang begitu lambat sehingga tingkat kemiskinan dapat meningkat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023 Telah Ditetapkan, Saatnya Buat Jadwal Liburan Sesuai Kalender 2023Untuk menyambut libur nasional dan cuti bersama kalender 2023, sejumlah tips berikut bisa dilakukan untuk merancang liburan.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Menyampaikan Peringatan, Bukan Sekadar Resesi dan UtangMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan peringatan terkait potensi yang mengancam perekonomian global pada 2023 ini.
Baca lebih lajut »
Video: Teropong Nasib Indonesia Saat Horor Resesi Ancam DuniaIMF memberikan peringatan terkait ekonomi global pada 2023 yang kondisinya diperkirakan lebih sulit dibandingkan 2022.
Baca lebih lajut »
Jakarta Masuk Daftar 100 Kota Terbaik di Dunia Tahun 2023, Kalahkan NagoyaMenurut data dari Resonance Consultancy, Jakarta berada di peringkat ke-89 terbaik di dunia tahun 2023 atau 'World's Best Cities' 2023.
Baca lebih lajut »
Prediksi Harga Emas di 2023, Bisa Tembus USD 1.900?Diproyeksikan harga emas dunia rata-rata USD 1.880 pada tahun 2023.
Baca lebih lajut »