'Apa yang menjadi pernyataan sikapnya (Aliansi Pencinta Alam Jabar) agar menghentikan semua kegiatan kerusakan lingkungan, seperti kemarin off road. Itu sudah kami hentikan,' kata Kepala Perum Perhutani Divre Jabar dan Banten Asep Dedi Mulyadi. Via ...
Demonstran di Kantor Perhutani Jabar membentangkan spanduk soal kerusakan alam di Ranca Upas Ekosistem edelweis rawa di Ranca Upas, Rancabali, Kabupaten Bandung, rusak akibat kegiatan offroad. Perhutani pun telah menerbitkan aturan mengenai pelarangan kegiatan off road di kawasan hutan yang dikelolanya.
Senada disampaikan Dirut Perhutani Alam Wisata Lusy Mardiana. Seluruh kegiatan off road, baik roda dua maupun tiga dilarang di kawasan hutan yang dikelola Perhutani."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Demo Ranca Upas Diwarnai Adu Dorong, Pagar Perhutani Jabar Roboh!Aksi saling dorong hingga pagar kantor Perhutani roboh mewarnai aksi unjuk rasa yang berisikan kecaman soal kerusakan alam di Ranca Upas. Via detik_jabar
Baca lebih lajut »
Perhutani Tutup Sementara Kawasan Rancaupas Akibat Lahan Rusak |Republika OnlineTempat wisata itu telah ditutup sejak 8 Maret 2023.
Baca lebih lajut »
Perhutani siap pulihkan kerusakan Edelweis di Ranca Upas CiwideyPerhutani menyatakan siap melakukan pemulihan kerusakan fasilitas area lingkungan, di sekitar rawa wisata Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ...
Baca lebih lajut »
Perhutani Siap Bertanggungjawab Pulihkan Kerusakan Rancaupas |Republika OnlinePerhutani siap bertanggungjawab dalam memulihkan kerusakan di Rancaupas Ciwidey.
Baca lebih lajut »
Terungkap! Sosok APA alias Amanda yang Ternyata Mantan Mario DandySosok APA Terungkap Bernama Amanda, Ngaku Mantan Mario Dandy dan Tegaskan Tak Terlibat Penganiayaan David
Baca lebih lajut »
Hasyim: Perpindahan Ibu Kota Itu Program Prabowo, Gagasan pada 2013 |Republika OnlineHasyim tegaskan bahwa Prabowo Subianto punya program pembangunan sama dengan Jokowi,
Baca lebih lajut »