Perdagangan KAYU Diganggu Rusia-Ukraina, Ini Akibatnya

Indonesia Berita Berita

Perdagangan KAYU Diganggu Rusia-Ukraina, Ini Akibatnya
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 74%

PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) emiten perdagangan kayu telah merealisasikan penjualan ekspor mencapai 127 kontainer,

"Harga pokok penjualan bahan baku tidak bisa dipungkiri, masih terus merangkak naik dan pengirimannya ke area workshop Perseroan acapkali terganggu karena cuaca ekstrim dari alam dan faktorlainnya yang tak terkendali baik yang terjadi di domestik ataupun di negara tujuan ekspor," rinci perseroan dalam keterangan resmi.

Bukan cuma itu, harga yang dipatok dalam pesanan pembeli tidak dimungkinkan ada penyesuaian. Menjadi hal wajar apabila kemudian Perseroan melakukan negosiasi ulang atas harga yang cukup memakan waktu dalam prosesnya. Hal ini berdampak kepada adanya keputusan pembeli untuk menunda sebagian kuantitas ekspor yang sebenarnya telah disepakati sebelumnya.Walaupun demikian, perkembangan terakhir pada awal tahun 2023 ini menyebutkan kesepakatan terkait harga telah tercapai, sehingga potensi pengiriman ekspor pada awal 2023 diperkirakan berkisar antara 15 hingga 20 kontainer dengan berbagai negara tujuan ekspor.

Ke depan, Perseroan terus berupaya menjaga dan meningkatkan kinerja-nya dengan mengikuti arahan regulator dan pemerintah untuk beroperasi dengan semangat optimisme yang tinggi. Di sisi lain tetap waspada, cermat dan penuh kehati-hatian menyikapi situasi, mengingat masih kuatnya prediksi sensitif tentang berlanjutnya keadaan ketidakpastian global yang dibayang-bayangi oleh inflasi dan tingkat suku bunga tinggi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menengok Isi Rumah Terapung di Atas Sungai, Banyak Barang tapi ApikMenengok Isi Rumah Terapung di Atas Sungai, Banyak Barang tapi ApikRumah tersebut dibangun di atas sungai dengan beralaskan kayu-kayu yang disusun rapi.
Baca lebih lajut »

Olah Limbah Kayu, Suherman Hasilkan Cuan Jutaan Per BulanOlah Limbah Kayu, Suherman Hasilkan Cuan Jutaan Per BulanSuherman berhasil mengubah nasib dengan menyulap limbah kayu menjadi produk berkelas ekspor.
Baca lebih lajut »

Penemuan Bangkai Kapal Zaman Ratu Elizabeth I, Gunakan Konstruksi Unik dari Kayu Oak Abad Ke-16Penemuan Bangkai Kapal Zaman Ratu Elizabeth I, Gunakan Konstruksi Unik dari Kayu Oak Abad Ke-16Bangkai kapal dari masa pemerintahan Ratu Elizabeth I ditemukan pekerja tambang di tanjung Dungeness di Kent, sekitar 100 kilometer tenggara London, Inggris. Bangkai...
Baca lebih lajut »

Duh, Gudang Kayu Terbakar, Puluhan Juta AmblasDuh, Gudang Kayu Terbakar, Puluhan Juta AmblasGudang kayu milik I Putu Wijaya Kusuma, 50, di Banjar Dinas Bencingah, Desa Duda, Kecamatan Selat, hangus terbakar pada Sabtu dini hari (7/1/2023). Akibat kejadian itu, pemilik mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Baca lebih lajut »

Harga Gas Melonjak, Warga di Jalur Gaza Beralih ke Kayu BakarHarga Gas Melonjak, Warga di Jalur Gaza Beralih ke Kayu BakarMusim dingin yang parah membuat warga di Jalur Gaza beralih menggunakan kayu bakar. Hal ini lantaran harga gas melonjak.
Baca lebih lajut »

ASEAN, Pekerja Migran, dan Perdagangan ManusiaTak ada pertumbuhan ekonomi di ASEAN tanpa peluh keringat pekerja migran, tetapi ironinya mereka belum terlindungi dengan baik. Sebagai Ketua ASEAN 2023, Indonesia harus memprioritaskan agenda pelindungan pekerja migran. Opini AdadiKompas
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 01:43:17