Perang Ukraina: Rusia Diperkirakan Kehilangan Hampir Setengah Tank Tempur Sindonews BukanBeritaBiasa .
Menurut hitungan oleh ahli thinktank International Institute of Strategic Studies yang berbasis di London, Inggris, Rusia diperkirakan telah kehilangan hampir 40% dari armada tanknya setelah sembilan bulan pertempuran di Ukraina.
Ketua IISS, John Chipman, mengatakan perang telah menjadi kegagalan politik dan militer bagi Rusia menyoroti kekurangan dalam kepemimpinan dan kekurangan dalam amunisinya, meskipun ada upaya modernisasi Kremlin.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Ukraina: Berkunjung ke kamp tawanan perang untuk tentara Rusia - BBC News IndonesiaBBC mendapatkan akses eksklusif ke penjara untuk tawanan perang di Ukraina barat. Dari bekerja, makan siang (sup jagung, roti, dan jelai), sampai menonton TV, berikut ini kegiatan para tentara Rusia yang jadi tahanan.
Baca lebih lajut »
Jelang Setahun Perang Rusia-Ukraina, Ekonomi Rusia Masih Baik-baik SajaPerekonomian Rusia masih tangguh dan tampaknya Kremlin masih mampu membiayai perang dengan Ukraina,
Baca lebih lajut »
Uni Eropa Terpecah! Negara Ini 'Ngaku' Lelah Dukung UkrainaPerang antara Rusia dan Ukraina yang tak kunjung usai membuat perpecahan di tubuh Uni Eropa (UE).
Baca lebih lajut »
DK PBB tak berdaya tangani perang Rusia di UkrainaDewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dianggap tak berdaya menangani perang Rusia di Ukraina dan membutuhkan perubahan, namun kekuatan veto ...
Baca lebih lajut »
DK PBB tidak Berdaya Tangani Perang Rusia di UkrainaPBB dianggap tidak berdaya menangani perang Rusia di Ukraina dan membutuhkan perubahan, namun kekuatan veto Moskow membuat dewan sulit menyatukan suara.
Baca lebih lajut »
DK PBB Tak Berdaya Tangani Perang Rusia di UkrainaDewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dianggap tak berdaya menangani perang Rusia di Ukraina. Kekuatan veto Moskow membuat dewan sulit satukan suara
Baca lebih lajut »