Pasukan Ukraina masih bertahan di kota pertambangan timur Soledar, menahan serangan tentara Rusia dan tentara bayaran.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Ukraina mengatakan pasukannya masih mempertahankan posisi di kota pertambangan timur Soledar, menahan serangan gelombang demi gelombang tentara Rusia dan tentara bayaran yang mencari kemenangan medan perang pertama Moskow selama berbulan-bulan.
"Musuh mengabaikan kerugian besar personelnya dan terus menyerbu secara aktif," katanya melansir Channel News Asia, rabu .Merebut Soledar akan menjadi pencapaian terbesar bagi Rusia sejak Agustus lalu, setelah serangkaian kemunduran yang memalukan di sebagian besar paruh kedua tahun 2022. Kyiv telah merilis gambar dalam beberapa hari terakhir yang menunjukkan puluhan tentara Rusia tewas berserakan di ladang berlumpur.
Dalam pidato semalam, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui bahwa situasi di Soledar"sulit", tetapi mengatakan para pembela Ukraina telah menghabiskan lebih banyak waktu dengan bertahan, dan Kyiv pada akhirnya akan mengusir Rusia dari seluruh kawasan industri Donbas timur.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Rusia vs Ukraina, Zelensky: Rusia Tak Bisa Tipu UkrainaPresiden Ukraina Zelensky berpesan kepada seluruh warganya untuk selalu optimistis untuk melewati perang dengan Rusia.
Baca lebih lajut »
Pengakuan Mantan Komandan Perang Rusia, Tentara Putin Sudah Kalah di UkrainaMantan komandan perang Rusia mengungkapkan saat ini tentara Rusia sudah mengalami kekalahan di Ukraina.
Baca lebih lajut »
Rusia Intensifkan Serangan di Donbas, Ukraina MelawanRusia meningkatkan serangan kuat ke Soledar, Ukraina. Keadaan ini memaksa pasukan Ukraina untuk menghalau gelombang serangan dari Grup Wagner tersebut.
Baca lebih lajut »
Ukraina Serang Balik Rusia, Ratusan Tentara Rusia TewasUkraina menggempur balik tentara Rusia di Soledar, Donetsk.
Baca lebih lajut »
AS Bakal Kirim 50 Tank Pembunuh ke Kiev, Perang Rusia-Ukraina Memanas - JawaPos.comPerang Rusia dan Ukraina masih belum berakhir. Baru-baru ini Amerika Serikat justru berjanji bakal mengirim 50 tank pembunuh berkekuatan super.
Baca lebih lajut »