Serangan drone ke Kremlin yang menyasar kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin adalah tindakan teroris.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Serangan pesawat tak berawak atau drone ke Kremlin yang menyasar kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin adalah tindakan teroris.
"Serangan terhadap Kremlin, upaya pembunuhan terhadap para pemimpin politik, tindakan sabotase di rel kereta api, jalur transmisi listrik, dan fasilitas infrastruktur, termasuk ledakan Jembatan Krimea, dan ledakan pipa gas, adalah fakta kegiatan teroris rezim Kiev. dan para sponsornya," kata Vladimir Vasilyev melansir TASS, Kamis .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia tuding Ukraina serang Kremlin untuk incar Presiden PutinRusia pada Rabu menuduh Ukraina menyerang Kremlin dengan drone sepanjang malam untuk membunuh Presiden Vladimir Putin, kata kantor berita resmi RIA. Moskow ...
Baca lebih lajut »
Rusia: Ukraina Serang Gedung Pemerintahan Kremlin, Targetkan Presiden Vladimir Putin - Tribunnews.comRusia menuduh Ukraina menyerang gedung Pemerintahan Kremlin untuk menargetkan dan membunuh Presiden Vladimir Putin. Ukraina membantah tuduhan ini.
Baca lebih lajut »
Kediaman Putin di Kremlin Diserang Drone, Moskow Tuding Ukraina Coba Bunuh Kepala Negara RusiaKremlin mengatakan operasi ini 'tindakan teroris yang direncanakan dan upaya untuk membunuh Presiden Federasi Rusia.' Moskow mengatakan Putin tidak terluka
Baca lebih lajut »
Rusia Gagalkan Serangan 2 Drone yang Ditujukan ke Rumah PutinRusia mengatakan bahwa pihaknya telah menembak jatuh dua drone yang ditujukan ke kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin.
Baca lebih lajut »