Perang Rusia dan Ukraina Makan Korban Lagi, Mesir Sekarang Krisis!

Indonesia Berita Berita

Perang Rusia dan Ukraina Makan Korban Lagi, Mesir Sekarang Krisis!
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 65 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 63%

Masyarakat di Mesir mulai mengurangi pasokan makanan karena tingginya harga akibat inflasi. Hal ini dipicu oleh perang antara Rusia dan Ukraina.

mulai mengurangi pasokan makanan karena tingginya harga akibat inflasi. Hal ini dipicu oleh perang antara Rusia dan Ukraina yang belum juga berakhir.

Hanya ada beberapa makanan di kulkas Hanna Ayyad akhir-akhir ini."Kita bisa tanpa makan daging, beli sebulan sekali, dan kita mungkin membeli ayam dua atau tiga kali sebulan, tidak seperti sebelumnya," katanya dikutip dariAyyad yang juga penjual buah jalanan di Kairo mengaku pendapatan hariannya berkurang akhir-akhir ini karena pelanggan hanya mampu membeli sebagian kecil dari biasanya. Jika biasanya dagangannya habis dalam satu hari, kini butuh waktu berhari-hari.

Tingkat inflasi Mesir mencapai 14,7% pada Juni 2022, naik dari sekitar 5% pada waktu yang sama tahun lalu. Konsumen mengatakan harga telah meroket melampaui angka itu sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada Februari lalu. "Dulu saya membeli merek Internasional yang harganya mungkin sekitar US$ 4, sekarang telah naik menjadi US$ 13," kata Haya Aref, arsitek berusia 23 tahun. Baginya, sayuran lokal menjadi pilihan yang terjangkau dan sehat., yang bergantung pada Rusia dan Ukraina untuk 80% impor gandumnya, sekarang membayar US$ 435 per ton, dari sebelumnya US$ 270 tahun lalu.

Lembaga pemeringkat kredit Moody's telah memperingatkan pada Mei lalu tentang risiko sosial dan politik karena menurunkan prospek ekonomi Mesir tahun ini dari stabil menjadi negatif.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Update Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Buru Howitzer Bantuan AS | Kabar24 - Bisnis.comUpdate Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Buru Howitzer Bantuan AS | Kabar24 - Bisnis.comSerangan Rusia menggancurkan lebih dari 1.000 peluru artileri untuk howitzer M777 buatan AS dan sekitar 700 roket untuk Grad MLRS milik Ukraina.
Baca lebih lajut »

Gedung Apartemen di Ukraina Hancur Kena Roket RusiaGedung Apartemen di Ukraina Hancur Kena Roket RusiaSebuah gedung apartemen lima lantai hancur terkena tembakan rudal Uragan dari Rusia. Setidaknya enam orang tewas.
Baca lebih lajut »

Roket Rusia Hantam Gedung Apartemen di Ukraina Timur, 10 TewasRoket Rusia Hantam Gedung Apartemen di Ukraina Timur, 10 TewasRoket Rusia menghantam kota Chasiv Yar di Ukraina timur, menghancurkan sebuah gedung apartemen berlantai lima, Minggu (10.7.2022). Serangan ini menewaskan sedikitnya...
Baca lebih lajut »

Pejabat Ukraina: Rusia Ciptakan Neraka di TimurPejabat Ukraina: Rusia Ciptakan Neraka di TimurGubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan pada Sabtu (9/7/2022) bahwa pasukan Rusia menciptakan neraka di Ukraina timur.
Baca lebih lajut »

Suasana Idul Adha di Ukraina di Tengah Perang Dengan Rusia, Said Ismagilov Sampaikan Hal IniSuasana Idul Adha di Ukraina di Tengah Perang Dengan Rusia, Said Ismagilov Sampaikan Hal IniDalam khotbahnya setelah salat Ismagilov mengatakan kepada jemaah bahwa Idul Fitri tahun ini memiliki makna 'simbolis' di tengah perang.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 20:46:18