Tak terima dijadikan tersangka, penyulur flare kebakaran akan laporkan balik pengelola Taman Nasional Bromo.
Para pelaku foto prewedding menggunakan flare melalui kuasa hukumnya, Hasmoko menjelaskan bahwa penyebab kebakarantidak hanya terjadi lantaran penggunaan flare, melainkan juga dari kelalaian pihak TNBTS itu sendiri.
"Setelah kami investigasi tentunya akan ada langkah-langkah hukum dari kami untuk melaporkan pihak-pihak terkait dengan tidak adanya sistem keamanan kepada pengunjung termasuk fasilitas umum lain," ungkap Hasmoko Jumat dikutip dari Radar Kudus .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kuasa Hukum Calon Pengantin Prewedding Akan Laporkan Petugas Taman Nasional Bromo Tengger SemeruMustadji selaku kuasa hukum dari manajer wedding organizer (WO) yang menjadi tersangka kebakaran Bukit Teletubbies Bromo berencana melaporkan petugas BB TNBTS.
Baca lebih lajut »
Kebakaran di Kawasan Bromo, Menparekraf Sandiaga Uno: Semua Taman Nasional Harus Melakukan KajianMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno meminta semua taman nasional untuk melakukan evaluasi dan kajian agar mengutamakan aspek keselamatan.
Baca lebih lajut »
WO Prewedding Ancam Polisikan Pengelola Bromo Buntut KebakaranWeding Organizer prewedding penyulut flare yang memicu meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Bromo akan polisikan Balai Besar Nasional Bromo Tengger Semeru.
Baca lebih lajut »
VIDEO: Tersangka Kebakaran Bromo Dilimpahkan ke Kejari ProbolinggoTersangka pembakaran kawasan Bromo akibat flare saat foto prewedding di Bromo akhirnya dilimpahkan ke Kejari Probolinggo.
Baca lebih lajut »
Gara-gara Rombongan Prewedding Sulut Flare, 504 Hektare Lahan Bromo KebakaranBalai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan bahwa kerusakan akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, diperkirakan mencapai 504 hektare.
Baca lebih lajut »