Penyesuaian NJOP, Nilai PBB di Sragen Naik 30%

Indonesia Berita Berita

Penyesuaian NJOP, Nilai PBB di Sragen Naik 30%
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 soloposdotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 51%

PBB di Kabupaten Sragen naik 30%-35% sebagai penyesuaian nilai jual objek pajak (NJOP). Kenaikan PBB tersebut dinilai tidak akan memberatkan warga.

SOLOPOS.COM - Kepala BPKPD Sragen Dwiyanto menjelaskan tentang kenaikan nilai PBB kepada wartawan, Jumat . Pajak bumi dan bangunan di wilayah Kabupaten Sragen naik 30%-35% sebagai penyesuaian nilai jual objek pajak . Kenaikan PBB tersebut dinilai tidak akan memberatkan warga dan otomatis meningkatkan pendapatan asli daerah naik dari Rp28 miliar menjadi Rp35 miliar.

Dia menjelaskan NJOP naik itu dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi sehingga harga tanah rata-rata naik. Perhitungan PBB itu, jelas dia, maksimal 0,5 x NJOP. Di Sragen perhitungannya 0,1 x NJOP sehingga ditemukan angka kenaikan 30%-35%. “Kalau Solo naik tinggi itu mungkin dimaksimalkan,” jelasnya.

Dia menerangkan ketika pendapatan pajak naik otomatis pendapatan negara atau daerah juga bertambah. Aktivitas ekonomi naik, kata dia, berdampak pada NJOP naik dan PBB juga naik. NJOP di jalan utama Sragen seperti Jl. Raya Sukowati, terang dia, tentu berbeda dengan NJOP di jalan kampung.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

soloposdotcom /  🏆 33. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Tugu Radio Oemoem, Satu dari Tiga Saksi Sejarah yang Tersisa di SragenTugu Radio Oemoem, Satu dari Tiga Saksi Sejarah yang Tersisa di SragenTugu Radio Oemoem di Kampung Cuntel Kulon, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen disebut-sebut sebagai satu dari tiga saksi sejarah yang masih tersisa di Bumi Sukowati.
Baca lebih lajut »

Digerojok Rp 30 Miliar, Pelebaran Jalan Banyu Urip-Sememi BerlanjutDigerojok Rp 30 Miliar, Pelebaran Jalan Banyu Urip-Sememi BerlanjutProyek pelebaran jalan sekaligus pemasangan box culvert Banyu Urip–Sememi, Surabaya, kembali berlanjut tahun ini.
Baca lebih lajut »

Backlog Anggaran buat Perbaikan Jalan, Bina Marga Butuh Tambahan Rp 30 TBacklog Anggaran buat Perbaikan Jalan, Bina Marga Butuh Tambahan Rp 30 TDitjen Bina Marga memastikan kalau pencapaian renstra di 2023 ini akan lebih rendah dari target. Pasalnya, terjadi backlog anggaran alias kekurangan anggaran.
Baca lebih lajut »

bank bjb Hadirkan Konser 'Pesta Rakyat 30 Years Career Dewa 19' di Bandungbank bjb Hadirkan Konser 'Pesta Rakyat 30 Years Career Dewa 19' di Bandungbank bjb kembali menghadirkan panggung hiburan akbar untuk masyarakat. Kali ini, bank bjb bakal menyuguhkan aksi panggung Dewa 19 dalam gelaran “Pesta Rakyat 30 Years Career Dewa 19”. Acara tersebut juga sekaligus merupakan panggung selebrasi tiga dekade perjalanan Dewa 19 di belantika musik Indones
Baca lebih lajut »

bank bjb Hadirkan Konser “Pesta Rakyat 30 Years Career Dewa 19’” di Bandungbank bjb Hadirkan Konser “Pesta Rakyat 30 Years Career Dewa 19’” di BandungUntuk memudahkan transaksi, pengunjung bisa melakukan pembayaran tiket secara online di aplikasi mobile banking DIGI by bank bjb.
Baca lebih lajut »

Hampir 30 Persen Pelajar Indonesia Pernah MerokokDari 20,5 juta pelajar, sebanyak 27,76 persen mengaku pernah merokok. Jumlah ini mengkhawatirkan mengingat perilaku merokok akan mengancam kesehatan generasi penerus bangsa. Kesehatan AdadiKompas
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 16:34:11