Penyebab Chandra Asri (TPIA) Rugi Rp1,7 Triliun pada Kuartal III/2022

Indonesia Berita Berita

Penyebab Chandra Asri (TPIA) Rugi Rp1,7 Triliun pada Kuartal III/2022
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 59%

TPIA mencatat rugi bersih setelah pajak yang mencapai US$111,1 juta per September 2022, dibandingkan laba bersih setelah pajak US$166,7 pada kuartal III/2021.

Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Emiten milik taipan Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. mencatatkan koreksi pada posisi bottom line hingga kuartal III/2022, terpukul lonjakan harga minyak mentah akibat perang Rusia-Ukraina.

EBITDA TPIA tercatat turun menjadi sebesar US$11,1 juta hingga kuartal III/2022, dari US$313,7 juta pada periode yang sama tahun lalu. "Selain itu, terdapat permintaan yang rendah dari China karena lockdown Covid-19, dan efek musiman lebaran. Sementara itu, spread produk tetap rendah, dan pada akhirnya menghasilkan keuntungan dan margin yang terkompresi," kata Suryandi dalam keterangan resminya, Senin .

Dia melanjutkan, selama kuartal III/2022, TPIA telah melunasi seluruh sisa pinjaman JBIC untuk merampingkan komitmen keuangan dan menyelaraskan persyaratan fasilitas pembiayaan yang ada. TPIA juga terus mendapatkan dukungan kuat dari pasar modal, dengan kelebihan pemesanan atas penerbitan obligasi senilai Rp2 triliun dan kesuksesan pelaksanaan pemecahan saham dengan rasio 1:4 untuk meningkatkan likuiditas saham TPIA.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

PLN Raih Pendapatan Rp325,1 Triliun, Laba Rp15,9 Triliun per Kuartal III/2022PLN Raih Pendapatan Rp325,1 Triliun, Laba Rp15,9 Triliun per Kuartal III/2022BUMN PLN mencatatkan kenaikan pendapatan dari penjualan listrik, tetapi laba bersihnya menurun pada kuartal III/2022.
Baca lebih lajut »

Produksi Alat Berat Kuartal III/2022 Naik 34 PersenProduksi Alat Berat Kuartal III/2022 Naik 34 PersenProduksi alat berat di Indonesia pada kuartal III/2022 mengalami kenaikan sekitar 34 persen secara tahunan.
Baca lebih lajut »

Laba Astra Sedaya Finance Tembus Rp1 Triliun di Kuartal III/2022Kinerja laba merupakan buah dari kenaikan pendapatan sebesar 8,9 persen yoy menjadi Rp4,51 triliun, terutama dari pos pembiayaan kredit mobil baru.
Baca lebih lajut »

Akhir Pekan Investor Kembali Buru SBN, Yieldnya Turun LagiAkhir Pekan Investor Kembali Buru SBN, Yieldnya Turun LagiHarga mayoritas SBN kembali ditutup menguat pada hari ini, setelah dirilisnya data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada periode kuartal III-2022.
Baca lebih lajut »

Adaro Minerals Kuartal-III: Laba Inti Naik 456%, Produksi Tembus 2,56 Juta TonAdaro Minerals Kuartal-III: Laba Inti Naik 456%, Produksi Tembus 2,56 Juta TonPT Adaro Minerals Indonesia Tbk memaparkan kinerja selama kuartal III tahun 2022.
Baca lebih lajut »

Laba Bersih Bank Permata (BNLI) Rp2,2 Triliun per Kuartal III/2022Laba Bersih Bank Permata (BNLI) Rp2,2 Triliun per Kuartal III/2022Laba bersih Bank Permata melesat 123 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 20:25:30