Penumpang KRL Wajib Pakai Masker dan Baju Lengan Panjang |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Penumpang KRL Wajib Pakai Masker dan Baju Lengan Panjang |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 63%

Penumpang juga tidak diperkenankan berbicara langsung, termasuk melakukan telepon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan mewajibkan penumpang kereta rel listrik atau commuterline memakai baju lengan panjang. Hal ini sebagai protokol tambahan transisi normal baru. Baca Juga Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri menjelaskan penumpang kereta commuter line wajib mengenakan masker, pakaian lengan panjang seperti jaket untuk menurunkan risiko penularan Covid-19 di atas kereta.

Berdasarkan Surat Edaran Kemenhub No 14/2020, Pemerintah meningkatkan kapasitas kereta perkotaan atau commuter line menjadi 45 persen pada Fase 2 atau pembatasan bersyarat yang dijalankan sampai 30 Juni mendatang. Saat di atas kereta, penumpang pun harus mengikuti tanda-tanda yang sudah disiapkan oleh pihak operator KRL, baik penumpang berdiri maupun yang duduk.

Zulfikri mengatakan Kemenhub akan menambah jumlah petugas keamanan di dalam kereta untuk mendisiplinkan penumpang KRL. PT Kereta Commuter Indonesia selaku operator KRL juga akan menyediakan counter atau loket penjualan masker, sehingga calon penumpang yang lupa membawa masker tetap bisa melakukan perjalanan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Penumpang naik KRL wajib pakai masker dan baju lengan panjangPenumpang naik KRL wajib pakai masker dan baju lengan panjangPenumpang juga tidak diperkenankan berbicara langsung, termasuk melakukan panggilan via telepon genggam saat berada di atas kereta. KRL commuterline masker penumpang
Baca lebih lajut »

50 Bus Sekolah Dikerahkan Angkut Penumpang KRL yang Terlantar50 Bus Sekolah Dikerahkan Angkut Penumpang KRL yang TerlantarUnit Pengelola Angkutan Sekolah DKI Jakarta mengerahkan 50 bus sekolah untuk mengakomodasi penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang terlantar di sejumlah stasiun. Krl
Baca lebih lajut »

50 Bus Sekolah Siap Angkut Penumpang KRL yang Terlantar |Republika Online50 Bus Sekolah Siap Angkut Penumpang KRL yang Terlantar |Republika OnlineBus sekolah itu akan disiagakan di lima stasiun utama.
Baca lebih lajut »

Kemenhub Larang Penumpang Bicara di Dalam KRLKemenhub Larang Penumpang Bicara di Dalam KRLKementerian Perhubungan kembali mengingatkan agar penumpang kereta perkotaan, khususnya KRL, tidak berbicara di dalam armada untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona melalui transmisi droplet.
Baca lebih lajut »

Dishub DKI Kerahkan Puluhan Bus Gratis Antisipasi Kepadatan Penumpang KRLDishub DKI Kerahkan Puluhan Bus Gratis Antisipasi Kepadatan Penumpang KRLBus sekolah tersebut dikerahkan di lima stasiun di Jakarta untuk melayani antar-pulang penumpang KRL yang berdomisili di Bodetabek.
Baca lebih lajut »

Kemenhub Akui KRL Tak Tahan 'Digempur' Penumpang di Jam SibukKemenhub Akui KRL Tak Tahan 'Digempur' Penumpang di Jam SibukKeterbatasan kapasitas KRL pada masa transisi new normal membuat antrean penumpang mengular di stasiun pada jam puncak.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 00:13:04