Harga emas belakangan terus menyentuh rekor baru bahkan minggu ini sudah tembus US$ 2.000 per troy ounce. Mann menegaskan bahwa harga emas yang terus cetak rekor bukanlah awal dari ledakan inflasi. Emas via detikfinance
belakangan terus menyentuh rekor baru bahkan minggu ini sudah tembus US$ 2.000 per troy ounce. Momen ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah bersamaan dengan pandemi virus Corona .
Meski begitu, harga emas di pasar spot dinilai sulit untuk menembus US$ 3.000 per troy ounce. Kepala Ekonom Citigroup Inc, Catherine Mann memprediksi pergerakan emas hanya mencapai US$ 2.100 per ounce pada kuartal ini dan US$ 2.300 dalam enam hingga 12 bulan ke depan.yang terus cetak rekor bukanlah awal dari ledakan inflasi. Meskipun ada stimulus bank sentral dan pertumbuhan kredit sektor swasta yang meningkat.
"Teori moneter inflasi telah digantikan oleh teori tenaga kerja dan pasar produk mikro dan harga pasar risiko inflasi rendah. Jadi emas tidak menunjukkan inflasi," kata Mann.Reli emas juga dinilai bukan merupakan indikator bahwa dolar Amerika Serikat akan terdepresiasi. Faktanya, ketentuan besar Federal Reserve AS dalam pertukaran mata uang dengan negara lain memperkuat posisi dolar sebagai mata uang cadangan dunia.
Kepala Peneliti di Brewin Dolphin, Guy Foster setuju bahwa apa yang mendorong reli emas adalah hasil riil negatif. Ini menunjukkan ekspektasi pasar tentang inflasi akan relatif terhadap suku bunga berada."Dan perdagangan di sini adalah mengatakan bahwa Federal Reserve dan bank sentral lainnya tidak akan dapat menaikkan suku bunga karena pengangguran yang tinggi, bahkan ketika inflasi mulai meningkat," ucap Foster.
Foster mengatakan sangat masuk akal untuk mengharapkan inflasi naik menjadi sekitar 3%, yang merupakan bagian terbaik dari hasil nyata minus 3% untuk investor.Hari Ini, Harga Emas Tembus Rp 1 Juta/Gram
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Usia Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Antam Turun jadi Rp 1.055.000 per GramHarga emas Antam atau PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 10.000 per gram menjadi Rp 1.055.000 per gram pada Sabtu, 8 Agustus 2020.
Baca lebih lajut »
Harga Emas Turun Usai Cetak Rekor Tertinggi Berturut-turutHarga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD 2.058,55 per ounce, setelah mencapai rekor puncak USD 2.072,50 di awal perdagangan.
Baca lebih lajut »
Kilau Harga Emas Diproyeksi Picu Inflasi Agustus 0,01 PersenSurvei BI menyebut potensi inflasi sebesar 0,01 persen pada Agustus karena kenaikan harga emas di tengah pandemi corona.
Baca lebih lajut »
Aksi Ambil Untung Investor Setop Reli Kenaikan Harga EmasHarga emas turun US$41,4 persen menjadi US$2.028 per troy ounce. Penurunan ini menghentikan reli kenaikan emas pecah rekor.
Baca lebih lajut »
Wah, Akhir Pekan Harga Emas Antam Malah AnjlokSetelah mengalami kenaikan berturut-turut, harga emas Antam akhir pekan ini malah anjlok Rp10.000 per gram dari sebelumnya...
Baca lebih lajut »
Hartadinata Abadi: Permintaan Logam Mulia Tetap Ada Meski Harga Naik TerusChief Executive Officer PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto memperkirakan permintaan logam mulia tetap ada meskipun harganya terus melambung.
Baca lebih lajut »