Wajar rakyat curiga kepada KPK. Jangan-jangan kasus dugaan korupsi PT KBN Rp7,7 miliar dan 20 kasus lain dengan potensi...
- Ketidaktegasan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengusut dugaan korupsi di PT Kawasan Berikat Nusantara Persero membuat Direktur Center For Budget Analysis Ucok Sky Khadafi curiga.
Tidak hanya Front MAKI, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Jakarta Utara juga melaporkan dugaan korupsi yang sama ke KPK. Tapi sampai saat ini, Ucok belum melihat ada pemeriksaan terhadap Dirut KBN ST yang diduga terlibat korupsi Rp7,7 miliar di KBN."Wajar rakyat curiga kepada KPK. Jangan-jangan kasus dugaan korupsi PT KBN sebesar Rp7,7 miliar dan 20 kasus lain dengan potensi kerugian negara sebesar Rp64,1 miliar macet," kata Ucok dalam keterangan persnya, Selasa .
Hal sama juga disampaikan Koordinator Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran Adri Zulpianto. Menurut Adri, komitmen komisioner KPK dalam hal pemberantasan korupsi diragukan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Komnas HAM Minta KPK Selidiki Dugaan Korupsi Lubang Bekas TambangKomnas HAM meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menyelidiki dugaan korupsi terkait lubang bekas tambang di Kalimantan.
Baca lebih lajut »
KPK: 13 dari 40 Capim KPK Belum Laporkan LHKPNDari 40 capim KPK yang lolos tes psikologi, 13 di antaranya belum lapor LHKPN.
Baca lebih lajut »
KPK Siap Bantu Telusuri Rekam Jejak Capim KPKKomisi Pemberantasan Korupsi menegaskan siap membantu Panitia Seleksi untuk menelurusi rekam jejak calon pimpinan KPK periode...
Baca lebih lajut »
KPK Panggil Tiga Saksi dalam Kasus Suap Meikarta
Baca lebih lajut »