Asosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia (Arphuin) menolak rencana pemerintah yang hendak membuka keran impor daging ayam dari Brasil. Ini sebabnya! ImporDaging via detikfinance
Pemerintah mengambil langkah itu karena kalah di sidang sengketa World Trade Organization dari Brasil.
"Arphuin menolak keras rencana pemerintah untuk impor daging ayam dari Brazil," ujar Kepala Bidang Hukum dan Humas Arphuin Cecep M Wahyudin dalam keterangan resminya, Jumat . Cecep mengatakan, impor daging ayam Brasil ini berdampak besar terhadap penyaluran ayam dari peternak dalam negeri hingga mengarah pada kehancuran.
"Berbagai elemen pelaku perunggasan menyatakan kekhawatirannya terhadap situasi ini sebab berpotensi besar menghancurkan peternakan unggas rakyat," kata Cecep.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil pada Laga PersahabatanPadahal Neymar belum memperkuat PSG pada dua laga resmi musim ini.
Baca lebih lajut »
Neymar dipanggil masuk skuat laga persahabatan BrasilNeymar, Jumat waktu setempat, dimasukkan skuat timnas Brasil untuk laga persahabatan melawan Kolombia dan Peru bulan depan di tengah spekulasi kepindahannya ...
Baca lebih lajut »
Neymar Kembali Dipanggil Timnas BrasilNeymar memang belum bermain sama sekali karena spekulasi masa depannya di Paris Saint-Germain. Tapi, dia tetap dipanggil masuk skuat Timnas Brasil.
Baca lebih lajut »
Impor Daging Sapi Asal Brasil 50 Ribu Ton DIbuka, Ini DetailnyaBulog, PT Berdikari, dan PT PPI merupakan pihak yang ditunjuk untuk melakukan impor daging sapi asal Brasil itu.
Baca lebih lajut »
Mau Impor Daging Ayam Brasil, Pemerintah Harus Batasi PeredaranAda beberapa langkah yang harus dilakukan pemerintah dalam menghadapi kucuran daging ayam Brasil tersebut.
Baca lebih lajut »
Impor Ayam Brasil Ancam Peternakan Unggas RakyatAsosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia mengaku menolak keras impor daging ayam Brasil. Pasalnya, impor berpotensi menghancurkan peternakan unggas rakyat.
Baca lebih lajut »