Saad Mohseni adalah pengusaha media pertama di Afghanistan. Ia berharap Taliban akan tetap memperbolehkan TV miliknya mengudara.
Di bawah rezim Taliban 1996-2001, perempuan Afghanistan terkurung di rumah mereka.TV dan musik juga dilarang. TOLO TV adalah stasiun televisi yang paling populer di Afghanistan. Tapi sekarang stasiun ini berjuang untuk masa depannya setelah Taliban kembali berkuasa.
Jatuhnya rezim Taliban sebelumnya pada tahun 2001 telah membuka era baru kebebasan media di seluruh Afghanistan. Minggu ini pembawa berita TOLO, Beheshta Arghand, mengajukan pertanyaan kritis kepadapejabat Taliban, Mawlawi Abdulhaq Hemand. "Saya pikir ketakutan terbesar [kami] adalah jika mereka akan diberitahu bahwa mereka tidak bisa lagi muncul di Televisi."TOLO TV sangat dihormati karena pemberitaannya yang berani, yang seringkali dilaporkan oleh jurnalis perempuan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Migrasi TV Analog ke Digital Ditetapkan Mulai April 2022Kemenkominfo memastikan pelaksanaan migrasi tv analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) mulai April tahun depan. migrasitvanalogkedigital
Baca lebih lajut »
Kominfo minta sosialisasi masif soal siaran TV digitalKementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menilai sosialisasi yang masif di siaran televisi (TV) analog akan membantu mempercepat pemahaman ...
Baca lebih lajut »
Sinopsis Non-Stop Tayang di Bioskop Trans TV Malam IniBioskop Trans TV Rabu (18/8) menayangkan Non-Stop (2014) pada pukul 19.30 WIB.
Baca lebih lajut »