Warga Hong Kong terus menggelar demonstrasi meski polisi tidak mengeluarkan izin.
REPUBLIKA.CO.ID, HONGKONG -- Meski polisi sudah menolak memberikan izin, tetapi demonstran Hong Kong tetap menggelar unjuk rasa di dua wilayah, Wong Tai Sin dan Tai Po. Protes yang berjalan selama sembilan pekan ini dimulai dari perlawanan warga terhadap rancangan perubahan undang-undang ekstradiksi.
"Saya rindu dengan kolonialisasi Inggris," kata salah satu pengunjuk rasa di Tai Po, Alexandra Wong, Sabtu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ribuan Pengunjuk Rasa Gelar Aksi di Bandara Hong Kong demi Menyampaikan 'Kebenaran'Ribuan pengunjuk rasa itu, sebagian besar mengenakan pakaian hitam, melakukan aksi duduk di aula kedatangan bandara.
Baca lebih lajut »
Ada Rencana Unjuk Rasa, Bandara Hong Kong Perketat Pemeriksaan Calon PenumpangAda seruan untuk menggelar pertemuan publik di area bandara Hong Kong selama tiga hari, mulai Jumat (9/8/2019) hingga Minggu (11/8/2019).
Baca lebih lajut »
Gelombang Demonstrasi Terus Berlanjut, Bandara Hong Kong WaspadaPihak otoritas bandara Hong Kong mengatakan bahwa hanya penumpang yang memiliki dokumen perjalanan diizinkan masuk ke terminal....
Baca lebih lajut »
Hong Kong Makin Tidak Aman bagi PendatangBeberapa negara meningkatkan status travel advisory atau anjuran perjalanan ke Hong Kong karena demo yang terus-menerus berakhir ricuh. HongKong
Baca lebih lajut »
China Tuntut Diplomat AS Berhenti Campuri Urusan Hong KongChina menuntut agar para diplomat Amerika yang berbasis di Hong Kong berhenti mencampuri berbagai urusan yang berkenaan dengan kota itu, setelah seorang diplomat dilaporkan bertemu dengan para aktivis
Baca lebih lajut »