Pengungsi Suriah Pahat Miniatur Katedral Bersejarah di Jerman

Indonesia Berita Berita

Pengungsi Suriah Pahat Miniatur Katedral Bersejarah di Jerman
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 63%

Pengungsi Muslim asal Suriah yang mengungsi ke Jerman tujuh tahun lalu jatuh cinta dengan bangunan Katedral bersejarah yang ada di kota Cologne. Ia pun mengekspresikan kecintaannya itu dengan membuat ukiran miniatur katedral setinggi dua meter.

Ketika pengungsi Suriah Fadel Alkhudr tiba di Jerman tahun 2015, hal pertama yang ia lihat setelah turun dari kereta di kota Cologne adalah bangunan katedral megah kota itu.

Alkhudr, yang seorang Muslim, mengaku merasakan hubungan yang sangat dekat dengan gereja Katolik itu, sampai-sampai ia merasa bangunan itu menjadi bagian dari dirinya. “Tidak sama sekali,” jawabnya, karena selama tumbuh besar di kota Aleppo sebelum perang terjadi, ia punya teman-teman beragama Islam maupun Kristen. Selain itu, pelanggan toko ukiran kayunya pun berasal dari latar belakang agama yang berbeda-beda.

Untuk membuat miniatur itu, Alkhudr membeli kayu beech dan menggunakan perkakas berusia 50 tahun warisan sang ayah yang ia bawa dari Suriah. Setelah rampung, miniatur itu memiliki dimensi tinggi dan panjang sepanjang dua meter dengan lebar 1,4 meter.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama



Render Time: 2025-02-28 13:45:10