Penggerak (Buku) Jawa

Indonesia Berita Berita

Penggerak (Buku) Jawa
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 59 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 70%

Ben Anderson (2001) menjelaskan, arus sejarah dipengaruhi peredaran surat kabar dan buku. Tan Khoen Swie mengambil peran besar saat tanah jajahan tampak berubah akibat pendirian sekolah dan peningkatan hasrat keaksaraan. Opini AdadiKompas Kompas58

Pada awal abad XX, Wahidin Soedirohoesodo bergerak ke pelbagai alamat, bertemu para tokoh. Ia mengajak memajukan Jawa dengan pengumpulan dana agar kaum muda bisa bersekolah. Jawa bakal berubah apabila jumlah elite terpelajar bertambah.. Ia memberi tulisan-tulisan mengandung ajakan kebangkitan, kebangunan, dan bergerak. Misi itu sedikit mewujud melalui pendirian Boedi Oetomo, 20 Mei 1908.

. Orang-orang Jawa dibujuk membaca buku-buku masalah sains, sejarah, dan pertanian. Keinginan berlebihan apabila kita menengok awal abad XX. Industri perbukuan digerakkan kaum Eropa dan peranakan Tionghoa. Kaum bumiputra pun turut, tetapi belum terlalu berpengaruh.mendirikan toko buku, menjual beragam buku dan menjadi agen untuk buku-buku terbitan pemerintah kolonial.

Tan Khoen Swie adalah pebisnis peranakan Tionghoa, tetapi tertarik mengembangkan dan ”memperdagangkan” tulisan mengenai Jawa. Jalinan itu terbukti menghasilkan ketenaran dan laba. Wisnu menjelaskan bahwa buku-buku dari tiga pengarang kondang itu cepat beredar dan digemari oleh pembaca. Dalil penerbitan buku-buku di Tan Khoen Swie: laku dan laris.

Peran besar Tan Khoen Swie berlanjut setelah Indonesia merdeka. Pada masa 1950-an, penerbit dan toko buku itu tetap berpengaruh meski muncul penerbit-penerbit baru dan perubahan tata niaga perbukuan. Pembuatan iklan-iklan juga diperlukan demi pemasaran buku. Di majalah Terang Bulan edisi Januari 1954, kita melihat iklan sehalaman dari Tan Khoen Swie. Jenis-jenis buku dijual: babad, ilmu, cerita, kitab suci, primbon, dan lain-lain.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menara Big Ben di London Inggris, Meniru Gaya Masjid Agung Aleppo Suriah? Ini Kata Pakar |Republika OnlineMenara Big Ben di London Inggris, Meniru Gaya Masjid Agung Aleppo Suriah? Ini Kata Pakar |Republika OnlineMenara Big Ben di London Inggris disebut merujuk pada arsitektur Islam
Baca lebih lajut »

6 Fakta tentang Big Ben yang Menjadi Ikon Kota LondonSelain ikon ibu kota Inggris bersama dengan Tower Bridge dan Katedral St. Paul, Big Ben merupakan menara jam paling terkenal di dunia.
Baca lebih lajut »

Rafael Tan Ungkap Suka Duka Jadi Artis, Melaney Ricardo: Enggak Semua Artis Sesultan Raffi AhmadRafael Tan Ungkap Suka Duka Jadi Artis, Melaney Ricardo: Enggak Semua Artis Sesultan Raffi AhmadPersonel boyband SMASH ini mengaku, jadi artis tak seenak yang orang lihat dan kira seperti di depan layar.
Baca lebih lajut »

Semenjak Jadi Artis, Rafael Tan: Kehidupan Jadi TerbatasSemenjak Jadi Artis, Rafael Tan: Kehidupan Jadi TerbatasMenurut Rafael Tan, menjadi seorang artis kehidupan tak serta merta semuanya menjadi menyenangkan seperti yang dibayangkan.
Baca lebih lajut »

Hanum Mega Beber Bukti Dugaan Suami Selingkuh, Intip 10 Potret Rumah Mewahnya Hasil Kerja KerasHanum Mega Beber Bukti Dugaan Suami Selingkuh, Intip 10 Potret Rumah Mewahnya Hasil Kerja KerasSelebgram Hanum Mega mencuri perhatian usai membongkar dugaan perselingkuhan suaminya. Di sisi lain, perempuan kelahiran 17 September 2001 ini dikenal pekerja keras hingga sukses membangun rumah mewah.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 12:46:39