Mendekati pertengahan Ramadan, jumlah gembel dan pengemis (gepeng) di Kota Banjarbaru semakin bertambah.
Bahkan, Pemerintah Kota Banjarbaru sudah memasukkan para pengemis tersebut sebagai salah satu penyakit masyarakat.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda, untuk rutin berpatroli sekaligus merazia mereka, agar penyakit-penyakit masyarakat di Banjarbaru berkurang,” tegasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sudah 10 Hari Ketua RT Wawan Ditahan Meski Sudah Berdamai, Warga Lampung Munajatkan Doa |Republika OnlineWarga berharap Ketua RT Wawan dibebaskan dengan restorative justice
Baca lebih lajut »
Judi Berkedok Lomba Lari di Banjarbaru: Polisi Berlalu, Taruhan BerlanjutINVESTIGASI Di Kota Idaman kini ada lomba balap lari dan adu panco. Niatnya bagus, menjadi alternatif dari balap motor liar. Tapi sayang dinodai praktik judi.
Baca lebih lajut »
Grebek Sahur GMC+ Hadir Kembali, Bagikan 1.770 Nasi Kotak dari Banjarmasin Sampai BanjarbaruGelaran acara Grebek Sahur Ramadan 1444H/2023 sukses digelar. Program tahunan General Manager Community Plus (GMC+) ini dihelat sejak Sabtu (1/4) hingga Minggu (2/4) dini hari.
Baca lebih lajut »
Beragam Fasilitas di Rusun Tunawisma Bambu Apus, Ada Ruang Serbaguna dan TamanRusun ini dikhususkan bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS), di antaranya tunawisma, pengemis, pemulung, gelandangan.
Baca lebih lajut »
Tasikmalaya Diserbu Pengemis Musiman Selama Ramadhan, Dinas: Penanganan Terkendala AnggaranTasikmalaya Diserbu Pengemis Musiman Selama Ramadhan, Dinas: Penanganan Terkendala Anggaran: Selama Ramadhan, Tasikmalaya kembali didatangi gelandangan dan pengemis (gepeng) musiman dari berbagai daerah.
Baca lebih lajut »
Serba-Serbi April Mop: Sejak Abad ke-16, Dianggap Wajar, dan Menjadi Prank MassalSejarah April Mop sejak abad ke-16 dan bagaimana tradisi ini berkembang menjadi sebuah prank massal.
Baca lebih lajut »