Pasar tradisional di Jakarta melarang lansia, ibu hamil, dan balita ke pasar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan pengawasan protokol kesehatan Covid-19 di pasar tradisional sudah ketat. Ia sudah berusaha untuk memberlakukan sekat antar pedagang dan membuat tim khusus untuk memantau pedagang dan pembeli agar tetap sesuai protokol kesehatan Covid-19.
Kemudian, ia melanjutkan untuk mencegah Covid-19 di pasar tradisional terdapat aturan yang berlaku. Yaitu pemberlakuan pembatasan waktu operasional pasar dari Pukul 06.00 sampai 14.00 WIB, pengecekan suhu tubuh oleh petugas pasar, pengunjung di atas 38 derajat dilarang masuk area pasar. Ia menambahkan masyarakat yang ke pasar tradisional harus jaga jarak aman minimal satu meter serta hindari kerumunan di area pasar. Diwajibkan juga pengunjung, pedagang, karyawan mematuhi alur mobilitas sesuai rambu yang telah ditetapkan.
"Jangan lupa laporkan ke petugas setempat jika mendapati seseorang sakit dengan tanda atau gejala klinis Covid-19. Kami juga memberlakukan kios buka ganjil-genap untuk seluruh pedagang. Nomor kios ganjil, buka di tanggal ganjil, nomor kios genap, buka di tanggal genap," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemprov DKI Catat 137 Pedagang Pasar Tradisional Positif Covid-19Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan corona dengan metode PCR terhadap 1.198 pedagang pasar tradisional di ibu kota.
Baca lebih lajut »
Jadi Klaster Penularan Virus Corona, Polisi Tambah Personel di Pasar Tradisional - Tribunnews.comKios bernomor ganjil bisa berdagang pada tanggal ganjil, begitupun sebaliknya untuk nomor kios genap.
Baca lebih lajut »
Waspada Klaster Covid-19 dari Pasar TradisionalPasar tradisional berpotensi menjadi klaster penularan covid-19. Puluhan pedagang di pasar di Jakarta didapati terjangkit virus covid-19.
Baca lebih lajut »
Penyebab 137 Pedagang Pasar Tradisional Positif CoronaKepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan interaksi orang di pasar tradisional yang tinggi menyebabkan besarnya potensi penularan virus corona.
Baca lebih lajut »
Ikappi: Ganjil Genap Pasar Tradisional Justru Buat RamaiKalau (kios) banyak, buka semua, maka tidak akan ada kepadatan,” kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri.
Baca lebih lajut »
Sampang Gencarkan Rapid Test di Pasar TradisionalData di Satgas Covid menyebutkan dari target 1.223 pedagang, yang sudah mengikuti rapid tes sebanyak 1.130 orang. Sisanya masih dilakukan pendekatan karena menolak.
Baca lebih lajut »