Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai penambahan luas ruang terbuka hijau (RTH) di DKI Jakarta masih sedikit dalam 20 tahun ...
Ruang terbuka hijau di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Selasa . Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai penambahan luas ruang terbuka hijau di DKI Jakarta masih sedikit dalam 20 tahun terakhir, sehingga perlu langkah percepatan untuk perluasan.
Membangun taman lingkungan yang baru juga harus dilakukan, bukan hanya merevitalisasi atau memperindah taman yang sudah ada seperti di Tebet Eco Park. Taman yang ada di gedung-gedung bertingkat hanya berfungsi untuk penghuninya saja, tapi kurang berdampak di lingkungan yang lebih luas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengamat nilai polusi udara Jakarta masalah kompleksDirektur Eksekutif Energy Watch, Daymas Arangga Radiandra berpendapat bahwa masalah terkait polusi udara di Jakarta dan sekitarnya merupakan perkara kompleks ...
Baca lebih lajut »
Polusi Udara Jakarta Buruk, Pengamat: Batasi Penggunaan Kendaraan PribadiPengamat Sosial Universitas Indonesia Devie Rahmawati menyoroti masalah polusi udara di wilayah Jakarta yang kian memburuk.
Baca lebih lajut »
Warganet Ramai Unggah Langit Jakarta yang Biru, Ini Data Kualitas Udara Jakarta Sore IniData situs pemantau kualitas udara IQAir, per pukul 17.26 WIB, indeks kualitas udara Jakarta nilainya berada di angka 63.
Baca lebih lajut »
DKI tidak gusur TK Gudang Peluru, tetapi lakukan penataan RTHPemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menggusur Taman Kanak-kanak (TK) Gudang Peluru di Tebet, Jakarta Selatan, tetapi melakukan penataan ruang terbuka hijau ...
Baca lebih lajut »
Polisi Gerebek Pesta Seks di Jaksel, Beberapa Orang DicidukPolres Metro Jakarta Selatan melakukan penggerebekan kasus pesta seks atau orgy di kawasan Jakarta Selatan
Baca lebih lajut »
Wakapolri Jadi Warga Kehormatan Dayak, Harus Melecut KinerjaWakapolri Komjen Pol Agus Andrianto jadi warga kehormatan suku Dayak, pengamat sebut harus makin melecut kinerja.
Baca lebih lajut »