Basis Massa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat disebut masih memilih capres dari koalisi lama d
- Basis Massa Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrat disebut masih memilih capres dari koalisi lama, seperti terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia.
“Sebaliknya, basis massa pendukung Partai Demokrat meskipun elitnya sudah bercerai dengan Anies, itu 42 persen masih memilih Anies.”Dari data hasil survei tersebut, Burhanuddin pun mengimbau agar partai politik yang merubah dukungan politik atau koalisi jelang Pilpres menginfokan basis massanya. Sehingga basis massanya bisa bergerak sesuai pergerakan elit parpol untuk memenangkan Pilpres 2024.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
5 Alasan Banyak Orang AS Lebih Pilih tinggal di Rumah TrailerBerikut 5 alasan mengapa orang AS lebih pilih tinggal di rumah bergerak.
Baca lebih lajut »
Awas Ancaman Kanker pada Popok Bayi, Bunda Jangan Asal PilihDokter spesialis anak mengingatkan para bunda untuk tidak asal pilih popok bayi karena ancaman kanker
Baca lebih lajut »
Pernah Ribut, Anak Elly Sugigi Pilih Kerja Kantoran daripada Ikuti Jejak IbuPernah Ribut, Anak Elly Sugigi Pilih Kerja Kantoran daripada Ikuti Jejak Ibu
Baca lebih lajut »
Relawan Sedulur Saklawase Perkuat Basis Dukungan Hingga Sukseskan Gelaran Senam Sehat BersamaRelawan Sedulur Saklawase, kelompok relawan yang berkomitmen dalam kegiatan sosial baru-baru ini sukses mengadakan beragam kegiatan yang melibatkan ratusan para peserta di 3 tempat berbeda. Kegiatan ini juga sukses menggaet dukungan untuk memperkuat basis dukungan terhadap Calon Legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Mochamad Herviano.
Baca lebih lajut »
PKB siap kampanye door to door dongkrak elektabilitas Anies-MuhaiminKetua DPP PKB Daniel Johan mengungkapkan bahwa partainya telah menyiapkan strategi kampanye “door to door” untuk mendongkrak elektabilitas ...
Baca lebih lajut »