Variable yang memicu turunnya kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin adalah lambatnya penyelesaian persoalan minyak goreng.
Hasil survei Litbang Kompas periode Juni 2022 yang menyebutkan kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin turun 6,8 persen dinilai mengonfirmasi kinerja pemerintah di mata rakyat.
Demikian Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno dalam keterangan kepada“Saya kira itu memang mengonfirmasi tingkat kepercayaan masyarakat ke pemerintah, ke Presiden, karena banyak variabel yang bisa menjelaskan tingkat kepuasan masyarakat itu menurun kepada kinerja pemerintah,” ucap Adi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rencana Pertemuan Jokowi dan Vladimir Putin di Moskow Belum Terkonfirmasi - Dunia Tempo.coPemerintah Indonesia masih bungkam soal rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Moskow pada akhir bulan ini. TempoDunia
Baca lebih lajut »
Indikator: Publik Nilai Positif Program KemendikbudristekSurvei Indikator Politik menunjukkan, publik menilai positif dan puas terhadap program-program Kemendikbudristek
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO - Simpul Aktivis Angkatan 98 atau Siaga 98 bersama ratusan aktivis lain meminta Presiden Jokowi turun terhormat dan jangan lagi ...
Baca lebih lajut »
Kata Pengamat Soal Pasar Smartphone yang Lesu | Teknologi - Bisnis.comLesunya data penjualan smartphone bukan hanya disebabkan satu faktor.
Baca lebih lajut »
Kasus Pembunuhan di Sungai Molek Belum Terungkap, Polda Jatim Turun TanganBeritaJatim Kasus Pembunuhan di Sungai Molek Belum Terungkap, Polda Jatim Turun Tangan kasuspembunuhan sungaimolek poldajatim
Baca lebih lajut »