Hal itu terlihat dari sejumlah rentetan peristiwa politik akhir-akhir ini, termasuk dari pertemuan antara Jokowi-Prabowo dan Jokowi-SBY baru-baru ini.
SEJUMLAH pengamat memerkirakan kemungkinan Partai Gerindra masuk dalam pemerintahan Joko Widodo periode kedua lebih besar ketimbang Partai Demokrat.
"Meski menjadi rival pada Pilpres, hubungan Jokowi dan Prabowo terbilang baik dan saling mengunjungi," kata Qodari dalam diskusi Dinamika Politik Jelang Penyusunan Kabinet di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu . "Peluang masuknya Gerindra besar. Selama Jokowi menjabat presiden, yang benar-benar oposisi itu Demokrat," imbuhnya.
Menurutnya, komunikasi politik dengan Megawati turut menentukan parpol mana yang sebelumnya berseberangan yang diajak masuk dalam kabinet mendatang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PD soal Peluang Gabung Koalisi Pemerintah: Sepenuhnya Kewenangan Jokowi'Soal Demokrat masuk ke kabinet atau tidak, biarlah itu sepenuhnya kembali ke Pak Jokowi ya,' kata Jansen.
Baca lebih lajut »
Jokowi dan Prabowo Bicara soal Peluang Gerindra Masuk KoalisiMeski begitu, menurut Jokowi, kemungkinan soal Gerindra masuk koalisi masih belum final.
Baca lebih lajut »
Jokowi Sebut Wiranto dalam Proses OperasiJokowi juga telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut tuntas kasus ini.
Baca lebih lajut »
Gerindra Klaim Kursi Mentan, Amran Sebut Jokowi Kontrol PenuhSoal isu Partai Gerindra mendapat kursi Menteri Pertanian, Mentan Amran Sulaeman mengatakan Jokowi tetap mengontrol penuh kinerja para pembantunya.
Baca lebih lajut »
Jokowi Sebut Pelaku Penusukan Wiranto sebagai TerorisPresiden Joko Widodo menyebut, pelaku penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto sebagai teroris.
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi sebut pemerintah akan evaluasi Otsus PapuaPresiden Joko Widodo mengatakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Papua akan mengevaluasi kebijakan dan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) ...
Baca lebih lajut »