Direktur Pusat Studi Hukum dan Teori Konstitusi FH Universitas Kristen Satya Wacana Umbu Rauta memberi catatan jika GBHN kembali dihidupkan, mestinya tidak lagi membawa semangat dan arah orde baru.
DIREKTUR Pusat Studi Hukum dan Teori Konstitusi FH Universitas Kristen Satya Wacana Umbu Rauta mengatakan wacana menghidupkan Garis Besar Haluan Negara versi lama akan membuat pemerintahan berjalan mundur.Baca juga: Wapres Nilai Amandemen UUD 1945 Berisiko
Ia memberi catatan jika GBHN kembali dihidupkan, mestinya tidak lagi membawa semangat dan arah orde baru. Terlebih, kata ia, GBHN tidak boleh berdampak pada terjadinya pelengseran terhadap presiden.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengamat nilai GBHN diperlukan sebagai kompas pemerintahPengamat dan peneliti politik dari Indopolling Wempy Hadir menilai usulan mengembalikan kewenangan MPR RI dalam menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara ...
Baca lebih lajut »
Pengamat sebut tujuh hal penting dalam mengembalikan GBHNPengamat Hukum Tata Negara dari Universitas Udayana Jimmy Z Usfunan menyebutkan terdapat tujuh hal yang perlu diperhatikan terkait dengan wacana untuk ...
Baca lebih lajut »
Soal GBHN, Wapres: Apa Rakyat Mau Haknya Diambil MPR?Dengan pemilihan presiden dilakukan oleh MPR sebagai lembaga tertinggi, maka hak rakyat melakukan pemilihan presiden secara langsung bakal hilang.
Baca lebih lajut »
Pakar nilai GBHN tidak relevan dengan sistem tata negara saat iniPemberlakuan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sudah tidak direlevan dengan sistem ketatanegaraan yang berlaku ...
Baca lebih lajut »
Wapres: Penerapan kembali GBHN perlu dikaji ulangWakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Garis Besar Haluan Negara (GBHN) memang menjadi hal penting bagi suatu negara untuk memiliki dasar pembangunan, namun ...
Baca lebih lajut »
Tolak Kembalinya GBHNKampanye sejumlah partai politik untuk memberlakukan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) seolah-olah dilandasi semangat nasionalisme.
Baca lebih lajut »