Pengamat: Konsensus Bikin ASEAN Tidak Maju

Indonesia Berita Berita

Pengamat: Konsensus Bikin ASEAN Tidak Maju
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 61 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 51%

Ada tendensi di ASEAN untuk menggunakan konsensus sebagai sebuah alasan dengan mengatakan mereka tidak memiliki konsensus...

- Direktur Eksekutif Pacific Forum, Carl W. Baker, menilai ASEAN tidak terlalu percaya diri untuk menyampaikan posisi mereka di kawasan. Baker menyebut, ASEAN terkadang menggunakan konsensus untuk menghindari melakukan hal ini.

Baker menuturkan, konsensus adalah hal yang baik. Pada satu titik ada level konsensus di ASEAN dan itu memiliki suara yang cukup lantang. Dia menyebut, ada tendensi di ASEAN untuk menggunakan konsensus sebagai sebuah alasan dengan mengatakan mereka tidak memiliki konsensus sehingga mereka tidak bisa maju.

"Apa itu konsensus? semua orang setuju, siapa semua orang? jika Kamboja tidak senang, mereka bisa mengatakan tidak setuju dengan satu hal. Lakukan diplomasi senyap dan lampaui ide bahwa mereka tidak memiliki konsensus," ucapnya."Jadi, menurut saya, ASEAN memiliki kemampuan lebih dibanding dengan apa yang disematkan kepada mereka.

Dirinya mengatakan bahwa ASEAN memiliki konsesus, tapi dia tidak bahwa berpikir ASEAN telah berusaha cukup keras dan ASEAN menggunakan non-intervensi serta konsensus sebagai alasan di beberapa kasus. "Apa yang harus dilakukan ASEAN adalah harus memiliki kepercayaan diri lebih dan meningkatkan kemampuanya sebagai aktor di kawasan. Menurut saya, itu adalah masalahnya. Konsensus itu tidak apa-apa dan prinsip non-intervensi itu tidak apa-apa. Tapi, yang ASEAN harus menyadari bahwa mereka telah dewasa dan telah melampui tahap awal.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Beda Pandangan Soal Indo-Pasifik, AS-ASEAN Disarankan Duduk Satu MejaBeda Pandangan Soal Indo-Pasifik, AS-ASEAN Disarankan Duduk Satu MejaSoal Indo-Pasifik AS dinilai ingin mengatakan bahwa mereka tidak ingin lagi fokus pada Asia Pasifik dan dengan ini membuat...
Baca lebih lajut »

Bloggers & Vlogers ASEAN Plus Promosikan Pariwisata MorotaiBloggers & Vlogers ASEAN Plus Promosikan Pariwisata MorotaiMendorong Morotai menjadi destinasi dunia, Kemenlu ajak blogger dan vlogger dari kawasan Asia Tenggara dan Jepang serta Timor Leste.
Baca lebih lajut »

Terganggu Fantasi Seks Menyimpang? dr Boyke Sarankan ke Dokter JiwaTerganggu Fantasi Seks Menyimpang? dr Boyke Sarankan ke Dokter JiwaBerbagai perilaku seks yang tidak lazim belakangan ini banyak bermunculan. Pengamat kesehatan seksual dr Boyke Dian Nugraha mengingatkan batasannya.
Baca lebih lajut »

Polisi Jadi Korban Kekerasan, Pengamat : Harus Ada Terobosan...Polisi Jadi Korban Kekerasan, Pengamat : Harus Ada Terobosan...Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menegaskan, harus ada terobosan...
Baca lebih lajut »

Ketua MPR Nilai Ada Kekurangan pada Implementasi Amandemen UUDKetua MPR Nilai Ada Kekurangan pada Implementasi Amandemen UUD'Ada pengamat, bahkan, profesor dari UGM, ada beberapa (di amandemen UUD 1945) terjadi inkonsistensi,' ujar Zulkifli
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 02:25:28