engamat politik dari Universitas Andalas Asrinaldi menilai peluang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sangat besar di Pilpres 2024. Menurutnya, hasil survei Laboratorium Survei Indonesia (LSI) menunjukkan Airlangga menjadi sosok yang paling diinginkan menggantikan Presiden Joko Widodo dengan alasan kinerjanya.
Albertus menambahkan, nama Airlangga juga menjadi pejabat publik yang dinilai kebijakannya paling bisa dirasakan masyarakat.
Hasil survei yang menempatkan Airlangga sebagai kandidat calon presiden yang paling diinginkan publik ini sejalan dengan temuan terkait kriteria yang paling diinginkan responden memimpin pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo-Maruf Amin. Asrinaldi menuturkan, publik sudah melihat kinerja Airlangga yang dinilai bermanfaat untuk kehidupan perekonomian masyarakat. Ia menilai, Airlangga memang membuktikan mampu menjalankan amanah dari Presiden Jokowi di sektor ekonomi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengamat: Kinerja Airlangga Membuatnya Berpeluang Besar di Pilpres 2024Kinerja Airlangga yang dinilai bermanfaat untuk kehidupan perekonomian masyarakat membuatnya berpeluang besar di Pilpres 2024.
Baca lebih lajut »
M. Qodari Sebut 3 Nama Ini Berpeluang Besar Muncul di Pilpres 2024Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari memprediksi ada tiga capres yang bakal muncul pada Pilpres 2024. Ketiga nama tersebut antara lain, Ketua Umum Partai...
Baca lebih lajut »
Pengamat: PDIP Kalah Jika Sendirian di Pilpres 2024 |Republika OnlinePDIP diprediksi mengumumkan capres menjelan penutupan pada 25 November 2023.
Baca lebih lajut »
Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Berhasrat Jadi Presiden: Konstitusi Menjamin kok! - Pikiran-Rakyat.comCrazy Rich Grobogan, Joko Suranto ungkap niatnya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Baca lebih lajut »
Politikus Golkar Bilang Capres 2024 dari KIB Jadi Kewenangan 3 Ketua Umum PartaiSoal elektabilitas Airlangga Hartarto yang masih rendah, kata Sarmuji, hal itu disebabkan Airlangga belum melakukan persiapan menjadi Capres 2024.
Baca lebih lajut »