Pengamat: Kalau hanya PKS Disuruh Oposisi, ya Enggak Bisa

Indonesia Berita Berita

Pengamat: Kalau hanya PKS Disuruh Oposisi, ya Enggak Bisa
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jpnncom
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 59%

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago menilai, demokrasi di Indonesia bakal tidak sehat jika akhirnya Gerindra bergabung mendukung pemerintah dan membiarkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berperan sendirian sebagai oposisi. oposisi

- Analis politik Pangi Syarwi Chaniago menilai, demokrasi di Indonesia bakal tidak sehat jika akhirnya Gerindra bergabung mendukung pemerintah dan membiarkan Partai Keadilan Sejahtera berperan sendirian sebagai oposisi.

"Saya pikir memang sudah tidak sehat demokrasi kita tanpa oposisi, makin ngawur. Kalau hanya PKS disuruh oposisi, ya enggak bisa. PKS itu bukan partai papan atas, tidak cukup membuat peran cek and balances berjalan," ujar Pangi kepada jpnn.com, Jumat . Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini juga menilai, pemerintahan tanpa oposisi sangat berbahaya, karena dapat merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun selama ini."Ibarat tubuh, ini sudah tak ada imunitasnya. Kalau terjangkit virus, langsung sakit. Bayangkan, tanpa oposisi malah pemerintah bisa berhadap-hadapan langsung dengan masyarakat yang menjadi kekuatan ekstra parlementer. Kalau ada oposisi kan tidak begitu," ucapnya.

Menurut Pangi, masyarakat yang merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah akan merasa terwakili jika ada oposisi yang kuat, yang aktif menyuarakan suara mereka. Artinya, representasi masyarakat yang tidak puas, tersalurkan lewat adanya partai oposisi. "Tetapi kalau peran itu sudah tak dilakukan karena tidak oposisi, nanti rakyat sendiri yang akan turun langsung ke jalan. Ini saya kira sangat tidak baik bagi demokrasi kita," ucapnya.Apakah ada parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 yang bakal dirugikan, jika Gerindra bergabung dukung pemerintah? Pangi mengamininya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kalau Kepala Negara Langgar Kebijakan, Twitter Tegas Ambil Tindakan Ini . . . .Kalau Kepala Negara Langgar Kebijakan, Twitter Tegas Ambil Tindakan Ini . . . .Twitter dituding tak dapat menindak tegas para pemimpin dunia yang melanggar aturan.
Baca lebih lajut »

Menangis Bahas Autoimun, Ashanty: Aku Takut kalau...Menangis Bahas Autoimun, Ashanty: Aku Takut kalau...Dengan mata berkaca-kaca, Ashanty mengungkap rasa takutnya mengidap autoimun.
Baca lebih lajut »

Ketua BEM UGM: Kalau Gak Bisa Keluarkan Perpu, Biar Awkarin AjaKetua BEM UGM: Kalau Gak Bisa Keluarkan Perpu, Biar Awkarin AjaKetua BEM UGM menuturkan, soal Perpu KPK dan penuntasan kasus Novel merupakan janji presiden untuk menuntaskannya.
Baca lebih lajut »

Kalau Masuk Koalisi jangan Bertingkah Seperti OposisiKalau Masuk Koalisi jangan Bertingkah Seperti OposisiTugas partai politik sebenarnya sudah selesai ketika melakukan pengusungan calon. Selebihnya itu merupakan hal-hal yang politis saja. oposisi
Baca lebih lajut »

Neymar: Kalau Tidak Diving, Saya Bisa Saja CederaNeymar: Kalau Tidak Diving, Saya Bisa Saja CederaTidak sedikit yang menganggap Neymar sebagai tukang diving. Superstar Brasil itu mengakui bahwa dirinya mesti diving supaya terhindar dari cedera.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-05 08:08:29