Seorang pria bernama Erfaldi (21) di Sulteng tewas usai ditembak oknum polisi saat berdemo. Propam Polri mengungkap pelakunya ialah polisi berpakaian preman.
Seorang pria bernama Erfaldi , warga Desa Tanda, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah , tewas setelah ditembak oknum polisi saat berdemo. Propam Polri mengungkap oknum polisi"Kejadian di Parigi yang melakukan penembakan semua anggota berpakaian preman," kata Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dalam video di Instagram @divpropampolri seperti dilihat, Kamis .
Lebih lanjut, Sambo menyatakan, jika ada anggota yang kedapatan menyalahgunakan senpi, atasannya harus bertanggung jawab. Dia menekankan kepala satuan dan kapolres di kepolisian setempat wajib bertanggung jawab. Sebelumnya, polisi telah menaikkan kasus tewasnya Erfaldi ke tingkat penyidikan. Erfaldi tewas saat polisi berusaha membubarkan warga yang menggelar demo penolakan tambang di daerah mereka.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
LPSK Desak Polri Usut Pidana Penembak Demonstran di Parigi MoutongLPSK meminta kepolisian memproses secara pidana pelaku penembakan terhadap demonstran di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Baca lebih lajut »
Polisi Tangani Kasus Suami Cekik Istri di Tangerang Hingga Tewas |Republika OnlineAS marah istrinya pulang malam dengan mulut bau miras, hingga terjadi pertengkaran.
Baca lebih lajut »
Ada Pelanggaran Pidana, Kasus Tewasnya Pendemo Sulteng Naik ke PenyidikanPolisi telah menaikkan kasus tewasnya Erfaldi (21), warga Desa Tanda, Sulawesi Tengah (Sulteng), ke penyidikan.
Baca lebih lajut »
Lakukan Uji Balistik, Penembak Aktivis Tambang di Parigi Moutoung Diduga Kuat Anggota PolisiProses investigasi kasus aktivis tambang yang ditembak mati saat protes di Parigi Moutong terus berjalan. Polisi juga melakukan uji balistik terhadap senjata api para anggotanya.
Baca lebih lajut »
Komnas HAM Sulteng Pertanyakan Sikap Polisi yang Biarkan Demo di Parigi Moutong Berlarut-larutKomnas HAM menilai terjadi pembiaran sehingga massa melakukan demonstrasi dalam kurun waktu yang panjang dengan memblokade jalan Trans Sulawesi.
Baca lebih lajut »