Peneliti Temukan Kerusakan Otak pada Pasien Corona Bergejala Berat

Indonesia Berita Berita

Peneliti Temukan Kerusakan Otak pada Pasien Corona Bergejala Berat
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 51%

Studi terbaru menemukan infeksi Corona pada pasien dengan gejala berat bisa mengakibatkan kerusakan otak. Ini adalah gambaran dari pasien yang dirawat inap lama. Coronavirus via detikHealth

. Tak hanya kerusakan otak, infeksi juga bisa mengakibatkan sejumlah komplikasi seperti, stroke, inflamasi, psikosis (gangguan jiwa yang ditandai dengan halusinasi atau delusi, dan gejala seperti demensia.

"Ini adalah gambaran penting komplikasi COVID-19 terkait otak pada pasien yang dirawat inap. Ini begitu penting bahwa kami melanjutkan pengumpulan informasi untuk memahami virus ini secara penuh," ujar Sarah Pett, salah satu peneliti dalam studi sekaligus profesor di University College London., studi yang dipublikasikan dalam jurnal Lancet Psychiatry melihat secara rinci pada 125 kasus di Inggris.

Temuan lainnya menemukan 39 kasus dari 125 pasien menunjukkan kebingungan atau perubahan pada tingkah laku yang merefleksikan gangguan pada kesehatan jiwa. Dari jumlah tersebut, ada sembilan kasus yang memiliki disfungsi otak yang tidak spesifik atau ensefalopati dan tujuh kasus terdapat peradangan otak atau ensefalitis.

Menurut Michael, temuan ini penting sebagai langkah awal untuk menemukan efek virus Corona COVID-19 pada otak. "Kami kini memerlukan studi mendetail untuk mengerti kemungkinan mekanisme biologis, sehingga kami bisa mengeksplorasi perawatan yang potensial," katanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ilmuwan Terkejut Setelah Temukan Banyak Komplikasi dari Virus CoronaIlmuwan Terkejut Setelah Temukan Banyak Komplikasi dari Virus CoronaSelain masalah pernapasan, SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19 juga menyerang banyak sistem organ dan pada beberapa kasus membuat kerusakan parah. via detikHealth
Baca lebih lajut »

Bertambah 1.240, Kasus Positif Corona di RI Per 26 Juni Jadi 51.427Bertambah 1.240, Kasus Positif Corona di RI Per 26 Juni Jadi 51.427Kasus positif virus Corona di Indonesia bertambah 1.240 hari ini. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif COVID-19 menjadi 51.427. UpdateCorona VirusCorona
Baca lebih lajut »

Harus Tunda Pernikahan Karena Rapat Corona, PM Denmark: Sial!Harus Tunda Pernikahan Karena Rapat Corona, PM Denmark: Sial!Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menunda pernikahannya untuk bisa mengikuti rapat virus corona yang digelar Uni Eropa. Denmark VirusCorona
Baca lebih lajut »

Uji ke MK, Damai Hari Lubis Sebut UU Corona Lindungi KoruptorUji ke MK, Damai Hari Lubis Sebut UU Corona Lindungi KoruptorAdvokat Damai Hari Lubis telah mendaftarkan pengujian Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 (UU 2/2020) ke Mahkamah Konstitusi...
Baca lebih lajut »

Corona di Amerika Memburuk, Bill Gates: Pemerintah Kurang UsahaCorona di Amerika Memburuk, Bill Gates: Pemerintah Kurang UsahaBill Gates tidak menyangka situasi pandemi Corona di Amerika seburuk sekarang. Ia mengatakan situasi buruk tersebut, diperparah pemerintah yang masih kurang berusaha mengendalikan pandemi Corona. BillGates corona amerikaserikat
Baca lebih lajut »

Corona, 45,7 Juta Pekerja Kena PHK di ASCorona, 45,7 Juta Pekerja Kena PHK di ASKenaikan jumlah PHK berisiko menekan pertumbuhan ekonomi AS meski pandemi virus corona usai.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 01:13:19