Peneliti Institute for Development of Economics (INDEF) Andry Satrio Nugroho menyetujui usulan penerapan cukai plastik, sebagai salah satu cara untuk ...
Kantong plastik berbahan singkong digantung di kios Nalabhumi di Pekan Raya Jakarta 2019, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin .
"Saya rasa memang harus dikenakan cukai, tapi untuk melarang peredarannya tidak sesuai," kata Andry saat dihubungi di Jakarta, Jumat. Meski menyetujui penerapan cukai, ia menolak keras seandainya saat ini penggunaan plastik sekali pakai dilarang sepenuhnya, karena pelarangan itu mengurangi opsi bagi masyarakat.
"Pemerintah mungkin berpikir agar industri dapat beralih ke plastik ramah lingkungan, biasanya yang bio degradable. Dengan cara itu produsen akan mencari jalan keluar untuk menghasilkan plastik yang ramah lingkungan."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Indef: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen Sulit TercapaiEko Listiyanto mengatakan target pertumbuhan ekonomi di angka 5,3 persen di 2019 dinilai cukup sulit direalisasikan.
Baca lebih lajut »
Indef: Naiknya Investasi Belum Mendongkrak Serapan Lapangan KerjaAhmad Heri Firdaus mengatakan investasi yang masuk ke Indonesia pada kuartal II 2019 belum mampu mendongkrak sektor riil
Baca lebih lajut »
INDEF: Pengaruh Investasi ke Sektor Riil Belum NendangInvestasi yang masuk pada triwulan II 2019 yang mencapai Rp 200,5 triliun seharusnya bisa berdampak pada sektor industri.
Baca lebih lajut »
Indef: Lebaran dan Pilpres 2019 Tak Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomipertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2019 sebesar 5,05 persen. Hasil pertumbuhan tersebut lebih lambat dari kuartal I-2019 yang sebesar 5,07 persen.
Baca lebih lajut »
INDEF: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen Sulit DicapaiINDEF melihat momen besar pendukung pertumbuhan ekonomi sudah terlewati.
Baca lebih lajut »
INDEF sebut target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen sulit tercapaiWakil Direktur Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto mengatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi di angka 5,3 ...
Baca lebih lajut »