Penegakan Hukum Jadi Kunci Kesuksesan Pengendalian Karhutla

Indonesia Berita Berita

Penegakan Hukum Jadi Kunci Kesuksesan Pengendalian Karhutla
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 92%

KEGIATAN pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui upaya penegakan hukum merupakan satu keharusan. Pelaku di balik karhutla juga perlu dikejar untuk bertanggung jawab

terhadap perbuatannya agar menimbulkan efek jera. Hal itu diungkapkan oleh Guru Besar dalam bidang Perlindungan Hutan IPB University Bambang Hero Saharjo.

Bambang meyakini bahwa penyebab utama dari terjadinya karhutla ialah kelalaian dan kesengajaan manusia. Namun, ia mengakui bahwa penegakan hukum kasus karhutla bukanlah hal yang mudah. Banyak cara perusahaan untuk lari dari tanggung jawab penanganan karhutla yang disebabkan oleh kegiatan mereka. Misalnya saja, Bambang pernah menemukan salah satu perusahaan sawit di Jambi yang sengaja menimbun bukti kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.

Seperti diketahui, sejak 2015 sampai 2023 KLHK telah melakukan penegakan hukum karhutla. Adapun, sebanyak 22 perusahaan telah digugat, dan sebanyak 14 perusahaan diantaranya telah berkekuatan hukum tetap dengan total nilai putusan sebesar Rp5.603.326.301.249 yang terdiri dari tujuh perusahaan proses eksekusi sebesar Rp1.976.677.343.700 dan tujuh perusahaan persiapan eksekusi sebesar Rp2.553.735.035.049.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Pengendalian dan Perubahan Iklim KLHK Laksmi Dhewanthi mengungkapkan, karhutla merupakan potensi laten di Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki ekosistem yang rawan dan rentan terhadap karhutla.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Indonesia Jadi Negara Penghasil Kopi Terbesar ke-3 di Dunia, Hilirisasi Jadi KunciIndonesia Jadi Negara Penghasil Kopi Terbesar ke-3 di Dunia, Hilirisasi Jadi KunciProduksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada 2022, meningkat sekitar 1,1% dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-3 di dunia setelah Brazil dan Vietnam.
Baca lebih lajut »

Mahfud: Penegakan hukum yang benar selesaikan separuh persoalan bangsaMahfud: Penegakan hukum yang benar selesaikan separuh persoalan bangsaMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menilai penegakan hukum yang benar dapat menyelesaikan separuh dari ...
Baca lebih lajut »

Ahsan/Hendra ke Semifinal Hong Kong Open: Permainan Berani Jadi KunciAhsan/Hendra ke Semifinal Hong Kong Open: Permainan Berani Jadi KunciGanda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, mengungkapkan kunci untuk mengalahkan Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi (Jepang).
Baca lebih lajut »

Kekuatan Mental Jadi Kunci Apri/Fadia Melaju ke Final Hong Kong TerbukaKekuatan Mental Jadi Kunci Apri/Fadia Melaju ke Final Hong Kong TerbukaApri/Fadia memenangkan partai semifinal atas wakil Denmark, Maiken Fruengaard/Sara Thygesen (Denmark) dengan straight game 21-16 dan 23-21.
Baca lebih lajut »

Dirjen Otda: Inovasi Produk Hukum Menentukan Kemajuan DaerahDirjen Otda: Inovasi Produk Hukum Menentukan Kemajuan Daerahkeberadaan Biro Hukum Provinsi maupun Bagian Hukum Kabupaten/Kota sangat fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Baca lebih lajut »

Barbie Kumalasari Jadi Kuasa Hukum Pemeran Film Porno Rumah Produksi JakselBarbie Kumalasari Jadi Kuasa Hukum Pemeran Film Porno Rumah Produksi JakselArtis Barbie Kumalasari mengaku diminta menjadi kuasa hukum salah satu pemeran film porno rumah produksi di Jaksel yang dibongkar penyidik Polda Metro Jaya. Siapa pemeran yang minta bantuan hukum Barbie Kumalasari tersebut?
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 19:07:22