Karding menyindir tajam kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai barisan orang-orang yang kalah dalam Pilpres 2019. KAMI
jpnn.com, JAKARTA - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menyebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia sebagai kelompok barisan sakit hati dari kubu yang kalah pada Pemilihan Presiden 2019. Karding menyindir hal itu setelah melihat nama orang-orang yang terdaftar saat deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa kemarin.
Seharusnya, pihak yang kalah Pilpres 2019 bisa legawa dan mengawal pemerintah terpilih dengan cara sesuai hukum. "Dalam demokrasi itu kalau kalah, ya, sudah, mengambil posisi yang terbaik adalah mendukung pemerintah di hal-hal yang positif," ucap Karding.Baca Juga: Lebih lanjut, Karding pun menilai KAMI tidak perhatian atas kondisi bangsa ketika melakukan deklarasi. Mereka melakukan deklarasi ketika Indonesia masih diterpa pandemi Covid-19.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KAMI Disebut Koalisi Orang Kalah PilpresAbdul Kadir Karding menyebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai koalisi orang-orang yang kalah dalam pilpres.
Baca lebih lajut »
Politikus PKB Sebut KAMI Koalisi Orang Kalah PilpresAbdul Kadir Karding berpendapat KAMi merupakan barisan orang-orang kalah Pilpres.
Baca lebih lajut »
Ari: Apa Jadinya jika Deklarasi KAMI Diisi Orang-orang Tersebut?Pengamat politik dari Universitas Indonesia Ari Junaedi melontarkan kritik pedas kepada para tokoh KAMI. KAMI
Baca lebih lajut »
Poin-Poin Deklarasi KAMI Vs Tudingan Barisan Orang Kalah |Republika OnlineKoalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia dideklarasikan di Tugu Proklamasi, Jakarta.
Baca lebih lajut »
'Sebulan Kami Hanya Pulang Sekali, Semoga Kita Segera Merdeka dari Covid-19'Reki mengemukakan, upacara tersebut berlangsung usai para tenaga medis merawat 48 pasien Covid-19 di tempat tersebut.
Baca lebih lajut »
Kepala BP2MI: Kami Akan Tinggalkan BPJS Ketenagakerjaan jika Tidak Berpihak Kepada PMIKepala BP2MI Benny Rhamdani mengingatkan kepada BPJS Ketenagakerjaan sebagai perusahaan milik negara untuk berpihak kepada rakyatnya khususnya Pekerja Migran Indonesia. BP2MI
Baca lebih lajut »