Pendamping keluarga korban tragedi kanjuruhan katakan ada kejahatan HAM dalam peristiwa Kanjuruhan karena terdapat enam menit yang mematikan. tragedikanjuruhan Kanjuruhan
Pendamping keluarga korban tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Andy Irfan di Jakarta, Kamis . .
Jakarta - Pendamping keluarga korban tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Andy Irfan menyebut ada tanggung jawab komando atas penembakan gas air mata ke tribun penonton oleh polisi. "Sangat terlihat dengan jelas Brimob melakukan serangan tidak secara impulsif tetapi secara sistematik," kata pendamping keluarga korban tragedi Kanjuruhan Andy Irfan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan salah satu unsur penting dalam kejahatan HAM adalah adanya serangan yang sistematik dan meluas. Dalam peristiwa Kanjuruhan terdapat enam menit yang mematikan.Ia menyebut ada enam fase serangan yang dilakukan polisi selama enam menit. Mulai dari tribun utara, selatan, dan lain sebagainya. Akibatnya, hal tersebut menyebabkan kematian ratusan suporter.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Cari Keadilan, Rombongan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Berangkat ke Jakarta | merdeka.comKeluarga para korban Tragedi Kanjuruhan Malang berangkat ke Jakarta untuk mencari keadilan. Rombongan menumpang dua bus dari Sekretariat Tim Gabungan Aremania (TGA) Gedung KNPI Jalan Kawi Kota Malang, pukul 18.00 WIB.
Baca lebih lajut »
Diperiksa Polisi 6 Jam, Dokter Tragedi Kanjuruhan dapat 33 PertanyaanPenanganan kasus Tragedi Kanjuruhan terus berjalan. Salah satunya adalah ketika penyidik Ditreskrimum Polda Jatim meminta keterangan dari dr. Harun Al Rasyid.
Baca lebih lajut »
Tiga Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Melapor ke Polres MalangAremania dan korban tragedi Kanjuruhan membuktikan ucapannya. Laporan baru dari tragedi paling memilukan di sepak bola Indonesia itu terus disampaikan.
Baca lebih lajut »
'Iwan Bule Sudah Berjuang Keras Tuntaskan Tragedi Kanjuruhan'Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI dianggap sudah berusaha keras menuntaskan Tragedi Kanjuruhan. Dia bahkan menuruti apa yang diminta publik.
Baca lebih lajut »