Penataan kawasan Pahlawan Street Center (PSC), khususnya di Sumber Umis, belum tuntas. Saluran sebelah barat salah satu objek wisata di tengah kota itu akan dibenahi tahun ini. Proyek yang menyedot APBD Rp 2,7 miliar tersebut ditarget rampung September mendatang.
‘’Saat ini masih tahap lelang proyek. Insya Allah akhir bulan ini sudah tanda tangan kontrak dengan rekanan pemenang tender,’’ kata Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun Suyanto kemarin .
Menurut dia, proyek fisik tersebut fokus pada pelengkap saluran di kawasan Pahlawan Religi Center tersebut. Di antaranya, satu tiang untuk lempar jumrah dan tiga gazebo di sisi utara saluran. Kemudian, satu jembatan permanen di atas saluran air. Panjangnya 4,5 meter dengan lebar tiga meter. ‘’Saluran air dari Jalan Pahlawan hingga jembatan Jalan Pandan kami bangun bertingkat,’’ imbuhnya.
Saluran air sengaja dibangun bertingkat untuk memisahkan air bersih dan kotor yang mengalir. Panjangnya sekitar 280 meter. Proyek tersebut melanjutkan normalisasi yang telah dituntaskan tahun lalu. Yakni, berupa pembongkaran
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Penjualan Mobil Listrik BMW Naik 200 Persen |Republika OnlinePenjualan mobil listrik akan terus meningkat di tahun-tahun ke depan.
Baca lebih lajut »
Pedagang dan Pengelola Ricuh Soal Penataan Ulang Pasar Panorama BengkuluPedagang berupaya menyerang petugas dengan kursi namun aksi itu dapat dipisah pedagang lain. Polisi pun ...
Baca lebih lajut »
Penutup Saluran Air di Surabaya pada Dicolong, Wali Kota Eri MurkaSiap-siap bagi pelaku pencurian besi penutup saluran air di Ngagel, Surabaya, kemarin. Wali Kota Eri turun tangan.
Baca lebih lajut »
Eri Cahyadi Geram Tutup Saluran Air di Surabaya Dicuri, Polisi Janji UngkapPencurian penutup got atau selokan kembali terjadi di Surabaya. Wali Kota Surabaya geram dengan pencurian itu dan mempercayakan penyelidikan ke polisi.
Baca lebih lajut »