Kasus Covid-19 mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.
REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan sejumlah anggota penasihat pemerintah memperingatkan lonjakan kasus infeksi Covid-19 baru-baru ini cukup untuk memberlakukan kondisi darurat. Nishimura juga menjabat sebagai penanggung jawab penanggulangan pandemi Covid-19.
Dalam konferensi pers, Kamis Nishimura mengatakan kelompok penasihat pemerintah sepenuhnya sepakat dengan usulan pemerintah untuk memperluas pembatasan darurat ke delapan prefektur lainnya. Selain Jepang beberapa negara juga mengalami lonjakan kasus infeksi. Thailand melaporkan kasus infeksi harian Covid-19 mereka tembus rekor pada Kamis. Kasus positif yang terdeteksi bertambah 20.920 sehingga total infeksi di negara Asia Tenggara itu menjad 693.305.
Melalui situsnya Kementerian Kesehatan Thailand juga melaporkan kasus infeksi kematian akibat Covid-19 bertambah 160. Maka total jumlah pasien virus Corona yang meninggal dunia menjadi 5.663. Sementara itu pemerintah federal India melaporkan 42.982 kasus positif baru dalam 24 jam terakhir. Data Center for Systems Science and Engineering dari Johns Hopkins University menunjukkan sejak awal pandemi total kasus infeksi di India 31.769.132.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kasus Covid 19 di Kalsel hampir 50 Ribu Kasus
Baca lebih lajut »
Kasus Global Covid-19 Tembus 200 Juta, Indonesia di 10 Besar Kasus KematianKasus global Covid-19 melampaui 200 juta pada Rabu (4/8/2021). Seperti dilaporkan Xinhua, perhitungan data global itu diungkap Universitas Johns Hopkins.
Baca lebih lajut »
GTPP Denpasar Sebut Ada Tambahan 631 Kasus Covid-19 |Republika OnlineGTPP Denpasar ungkap tambahan kasus lebih tinggi dari warga sembuh Covid-19
Baca lebih lajut »
Jepang Didesak Berlakukan Keadaan Darurat Nasional Karena Kasus Covid-19 Melonjak - Tribunnews.comPemerintah Jepang diminta memberlakukan keadaan darurat nasional untuk menahan kasus Covid-19 yang melonjak
Baca lebih lajut »