Penanganan Covid-19 Tak Ada Progres, Jokowi Jengkel pada Menteri Kabinet: Apa Tidak Punya Perasaan? via tribunnewswiki
Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan SidangNada bicara Presiden dalam rapat kali ini sesekali meninggi.ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers seusai meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa . Presiden Jokowi meninjau persiapan prosedur pengoperasian mal yang berada di wilayah zona hijau wabah COVID-19.
Edwin Dwi Putranto/Pool Padahal, kata"Saya lihat, kita ini seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini apa enggak punya perasaan? Suasana ini krisis," kata
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gugus Tugas Covid-19: Tidak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19 di LebakSaat ini 10 pasien positif terjangkit Covid-19 telah dinyatakan sembuh, delapan orang berstatus dalam pemantauan, sementara satu orang meninggal dunia.
Baca lebih lajut »
Penanganan Covid-19, Jokowi: Tidak Ada Progres dari KabinetJokowi meminta jajaran kabinetnya sadar situasi dan bekerja lebih keras dalam pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Orang Terkaya Dunia Kecewa dengan Cara Penanganan Covid-19 di NegaranyaCo-founder Microsoft ini telah mengingatkan tentang ancaman penyakit menular selama bertahun-tahun.
Baca lebih lajut »
Alasan Keluarga Pasien COVID-19 Aniaya Tenaga Medis hingga Ambil Paksa Jenazah: Penanganan Kacau - Tribun Ambon“Ayah saya diperlakukan di rumah sakit sangat tidak manusiawi. Penanganannya kacau dan itu yang membuat keluarga tidak terima,” kata AK
Baca lebih lajut »
STIA LAN Undang Pakar dari Asia Pasifik Bahas Penanganan Covid-19Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) untuk memutus mata rantai Covid-19.
Baca lebih lajut »
3 Tempat Rawan Penularan Corona Versi Gugus Tugas Penanganan Covid-19Tempat kedua yang paling rawan penularan virus Corona Covid-19 adalah pasar tradisional.
Baca lebih lajut »