Sejauh ini, produsen lokal yakni Bio Farma telah mampu memproduksi 50 ribu unit per minggu.
PEMERINTAH berkomitmen untuk meningkatkan produksi alat tes reaksi rantai polimerase atau polymerase chain reaction yang digunakan untuk mendiagnosis covid-19.
"Jika itu bisa dilakukan, kebutuhan akan alat tes PCR di dalam negeri dapat terpenuhi oleh kita sendiri," ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Senin .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Komunikasi Pemerintah Terkait Penanganan Covid-19 Diminta Transparan dan Jelas“Komunikasinya harus jelas. Kalau sekarang (PSBB) mau dilonggarkan, katakan dengan jelas ke masyarakat, jadi risiko masih tinggi,”
Baca lebih lajut »
Biaya Penanganan Covid-19 Rp695,2 Triliun, APBN Dipastikan KredibelMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan, terus berkomitmen mencermati setiap perubahan yang terjadi, menyerap dan...
Baca lebih lajut »
Penanganan Covid-19 Pengaruhi Elektabilitas Kepala Daerah |Republika OnlineCovid-19 dapat mengubah peta elektoral karena dapat menjadi pertarungan kepala daerah
Baca lebih lajut »
Dilantik, 5 Deputi KSP Diharapkan Mampu Bantu Penanganan Covid-19Dengan formasi deputi yang sudah lengkap, Moeldoko meyakini KSP bisa melaksanakan tugas dengan lebih baik lagi.
Baca lebih lajut »
Yurianto Minta Penanganan Covid-19 Jangan Dibanding-BandingkanSeringkali, imbuhnya, pengalaman suatu negara yang dinilai berhasil menangani covid-19 kemudian dianggap sebagai jalan keluar yang paling benar.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 di Sumsel Naik 700 Orang dalam 19 Hari |Republika OnlineSumsel mencatat total kasus Covid-19 mencapai 1.721 orang.
Baca lebih lajut »