Longsor setinggi 20 meter menutup Jalan Timor Raya KM 72, Kabupaten Kupang, NTT. Akibatnya, akses transportasi enam kota/kabupaten lumpuh.
Foto udara longsor sepanjang 300 meter dan setinggi 20 meter yang menutupi jalan trans Pulau Timor di Desa Oelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu .
Longsor yang terjadi pada Jumat malam tersebut mengakibatkan tesrputusnya akses transportasi yang menghubungkan wilayah pulau Timor mulai dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, serta negara Timor Leste. Ratusan kendaraan terjebak macet hingga sejauh satu kilometer sejak Jumat malam. Akibat longsor tersebut, sejumlah penumpang bus yang terjebak macet, memilih turun dan berjalan kaki menyusuri hutan dengan medan berlumpur.
Longsor yang terjadi di wilayah tersebut tidak memakan korban jiwa tapi menimbun 11 rumah warga dan satu unit truk.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Longsor 20 Meter Tutup Jalan Timor, Akses 6 Kabupaten Lumpuh TotalLongsor menutupi Jalan Timor Raya, Kupang, mengakibatkan akses transportasi enam kabupaten lumpuh total!
Baca lebih lajut »
Jalan Trans-Timor Kupang Tertimbun Longsor, Antrean Kendaraan hingga 1 KilometerJalan tersebut tidak bisa dilewati, karena material longsoran yang menutupi badan jalan semakin banyak. Antrean kendaraan mengular hingga 1 kilometer.
Baca lebih lajut »
Jenazah 2 PMI Sempat Tertahan di Kupang akibat Jalan Trans Timor Tertutup LongsorJenazah dua PMI asal Malaka dan Timor Tengah Selatan, tertahan di Kota Kupang, NTT, akibat Jalan Trans Timor lumpuh tertutup longsor
Baca lebih lajut »
Jalan Trans Timor Tertutup Longsor, Akses ke Empat Kabupaten LumpuhTidak ada korban jiwa dalam musibah tanah longsor tersebut, namun satu truk tronton tertimbun tanah longsor. Menurut Elfrid, sopir truk sudah diingatkan tidak melintas, namun peringatan itu tidak dituruti.
Baca lebih lajut »