Penambang emas bekerja di bawah terik matahari, sehingga susah terkena Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, BOVEN DIGOEL -- Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengeklaim, penambang emas yang dikelola masyarakat lokal di wilayah Korowai, khususnya di Kampung Kawe, Distrik Kawinggon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua susah terpapar Covid-19
Menurut dia, jika terkena panas matahari setiap hari maka warga penambang emas mendapat tambahan vitamin D serta kebanyakan penambang tidur di ruang terbuka. Ada kamp, tetapi udara masuk dari mana-mana. Menurut dia, penambang lebih kuat fisiknya dari tenaga medis yang bertugas di kampung-kampung, karena penambang bisa membawa barang dan jalan kaki selama tiga sampai empat jam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gila! Harga 10 Kg Beras di Korowai Setara 4 Gram EmasHarga beras di wilayah pertambangan rakyat, di Korowai, Provinsi Papua, mencapai Rp 2 juta per 10 kilogram (kg). Begini faktanya: Beras Korowai via detikfinance
Baca lebih lajut »
Harga Emas Dunia Nyaris Cetak Rekor Tertinggi Dalam 8 TahunHarga emas terus meroket ke level tertinggi dalam hampir 8 tahun terakhir. Meningkatnya kembali kekhawatiran akan gelombang kedua virus Corona. HargaEmas via detikfinance
Baca lebih lajut »
Harga Emas Hari Ini 1 Juli, Naik ke Level Rp919 Ribu per GramHarga emas Antam dibanderol Rp919 ribu per gram pada perdagangan Rabu (1/7). Harga emas tercatat naik Rp1.000 dibanding kemarin.
Baca lebih lajut »
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp 1.000 per Gram di Awal JuliHarga emas Antam naik tipis Rp 1.000 per gram atau menjadi Rp 919 ribu per gram.
Baca lebih lajut »
Naik Tipis, Harga Emas Antam Rp 919.000 Per Gram |Republika OnlineHarga buyback juga naik Rp 1.000 menjadi Rp 815.000 per gram.
Baca lebih lajut »