'Totalnya mereka yang di Makassar ada 139 orang. Namun karena persoalan tiket, sementara baru bisa 70 orang dipulangkan hari ini....'
Makassar
menuju Padang, Ibu Kota Sumbar, dengan menggunakan pesawat dalam empat gelombang kedatangan di Bandara Internasional Minangkabau . Gelombang pertama datang pada pukul 13.40 WIB dengan jumlah 21 orang. Gelombang kedua pukul 14.55 WIB dengan jumlah 10 orang. Gelombang ketiga pukul 17.10 WIB berjumlah 28 orang, dan gelombang terakhir berjumlah 11 orang pukul 19.45 WIB.asal Sumbar yang diberangkatkan dari Makassar ke Padang. Mereka dibagi dalam empat gelombang kedatangan di BIM," ujar Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Minggu .
Karena ada pengungsi yang sakit, mereka diturunkan di Makassar, Sabtu kemarin. Mereka lalu dipulangkan dengan pesawat dari Makassar ke Padang pada hari ini. "Totalnya mereka yang di Makassar ada 139 orang. Namun karena persoalan tiket, sementara baru bisa 70 orang dipulangkan hari ini. Sisanya segera menyusul," kata Nasrul Abit.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pesawat Kemanusiaan Angkut 89 Pengungsi Wamena Asal SumbarPengungsi yang diberangkatkan hari ini mengungsi di Posko Ormas Adat Minahasa dan Posko Masjid Al Aqsa, Sentani.
Baca lebih lajut »
139 Pengungsi Wamena asal Sumbar Tiba di MakassarWarga asal Sumbar yang mengungsi akibat kerusuhan di Wamena sudah sampai di Makassar. Selanjutnya akan diterbangkan ke Padang, karena ada yang sakit.
Baca lebih lajut »
ACT Kembali Berangkatkan Pengungsi Wamena ke SumbarACT masih bersiaga membantu pengungsi Wamena.
Baca lebih lajut »
Ingin Fokus di Pilkada Sumbar, Faldo Maldini Resmi Mundur dari PANFaldo Maldini secara resmi mengajukan surat pengunduran ke DPP PAN tertanggal 3 Oktober 2019 lalu.
Baca lebih lajut »
376 Warga Sumbar Kembali dari Wamena, Ada yang Mengungsi di SentaniPemprov Sumbar mencatat ada 376 warganya yang mengungsi dari Wamena, Papua. Warga kembali ke kampung halamannya dengan menggunakan kapal dan pesawat. Wamena KerusuhanWamena
Baca lebih lajut »